DEPOK - Puluhan ulama yang tergabung dalam Forum Muzakaroh Syariat Islam (Formasi) mendatangi Mapolres Depok, Jawa Barat.
Mereka menyampaikan dukungan kepada polisi dalam kasus Subagyo, sopir angkutan kota D 102 yang tewas ditembak dalam penggerebekan judi oleh anggota Polsek Limo. Puluhan ulama tersebut menuntut polisi agar tidak berhenti memberantas segala bentuk kemaksiatan, termasuk judi.
Koordinator aksi, Ahmad Syaifuddin mengatakan, seluruh ulama di Depok berpihak kepada polisi untuk memberantas kasus judi, minuman keras (miras), narkoba, dan prostitusi.
"Kami mendukung polisi dan jajarannya untuk berantas semua kegiatan maksiat, dan terus menjalankan Perda Miras No 6 tahun 2008. Selain itu kami meminta agar Kapolres juga menjalankan Undang-Undang Pornografi dan Pornoaksi," ujar Ahmad kepada wartawan di Polres Depok, Sabtu (21/11/09).
Sementara itu, Kapolres Depok, AKBP Saidal Mursalin mengatakan, hingga kini Briptu IS, penembak Subagyo, masih diperiksa bersama sembilan polisi lain yang ikut dalam penggerebekan judi di Limo, pada Selasa 17 November lalu.
Selain itu, kata Saidal, 10 polisi yang terlibat dalam penembakan akan dikenakan sidang disiplin. "Semua masih diperiksa, ada di tahanan kita, nanti akan kita sidang disiplin baru ketahuan nanti secara pidana," tegas Saidal. (ful)
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.