JAKARTA – Sepekan terakhir perampokan di wilayah hukum Polda Metro Jaya mencapai 20 kali. Aksi perampokan semakin mengkhawatirkan karena disertai dengan tindak kekerasan.
Berdasarkan data yang diperoleh di Humas Polda Metro Jaya, sepekan terakhir terjadi 20 aksi perampokan di Ibu Kota dan wilayah penyangga lainnya. Aksi perampokan paling banyak terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang dengan enam aksi perampokan. Sementara di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan terjadi tiga aksi perampokan beserta kekerasan.
Wilayah lainnya seperti Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Tangerang, dan KPPP hanya mendapatkan laporan satu peristiwa perampokan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, untuk menurunkan angka tersebut pihaknya juga telah mendapatkan instruksi dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono yang meminta setiap wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk segera meningkatkan pengamanan.
“Sebab, bila lingkungan aman maka para penjahat tidak akan berani melakukan tindak kejahatan seperti perampokan,”katanya. Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Gatot Edy Pramono mengatakan, untuk meningkatkan rasa aman, pihaknya telah membentuk satu pleton polwan yang ditugaskan di seluruh titik di lingkungan Polres Jakarta Selatan.
“Kami juga meminta petugas patroli untuk terus menyalakan lampu sirine, itu juga bisa membuat para penjahat mengurungkan niatnya,” tutur Gatot.
Kriminolog dari Universitas Indonesia Adrianus Meilala mengatakan, perampokan yang terjadi di Ibu Kota dan sekitarnya semakin kasar. Ini disebabkan karena para pelaku menginginkan aksinya itu cepat selesai. “Jadi sekarang, masyarakat diminta lebih waspada di rumah atau terhadap dirinya sendiri,” tukasnya.
Karena, walaupun pengamanan sudah ketat tetap saja para pelaku mencari sela untuk merampok. Sementara, aksi perampokan terjadi di tiga wilayah berbeda kemarin. Pertama,sebuah Toko Emas Sari Kenanga di Pasar Jumat,Desa Cibitung Tengah,RT 07/05,Kecamatan Tenjolaya,Kabupaten Bogor dibobol rampok kemarin. Akibatnya, tiga kilogram perhiasan emas senilai ratusan juta rupiah raib digondol kawanan rampok yang diperkirakan lebih dari dua orang itu.
Tak hanya itu,Tike Kartika (23), seorang kerabat sekaligus penjaga toko emas tersebut terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit terdekat lantaran mengalami luka tembakan senjata api yang dibawa kawanan rampok. Informasi dihimpun menyebutkan, peristiwa perampokan itu terjadi sekitar pukul 12.15 WIB, saat masyarakat dan penduduk sekitar sedang melaksanakan ibadah salat Jumat.
Kapolsek Ciampea AKP Roni M, mengatakan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, para perampok yang berjumlah empat orang datang dengan mengendarai dua unit sepeda motor.Setibanya di depan toko emas milik Buyung (50), warga Cinangneng,Kecamatan Ciampea,Kabupaten Bogor tersebut, para perampok langsung mencekik Tike Kartika, seorang pelayan toko yang juga merupakan anggota keluarga Buyung.
“Korban bernama Tike berusaha melawan saat dicekik kawanan rampok, hingga akhirnya seorang pelaku yang menodongkan pistol kearah perut Tike melepaskan tembakan, sehingga korban terluka akibat tembakan,”jelasnya.
Aksi perampokan kedua dialami oleh Ramlan (40), warga perumahan Islamic Village Jalan Mawadah Blok K No.20, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang disatroni lima orang kawanan perampok,dini hari kemarin.
Akibat perampokan itu perhiasan senilai Rp20 juta raib. Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.Kawanan rampok yang berjumlah lima orang itu berhasil menggasak semua perhiasan milik Ramlan dengan cara mencongkel pintu rumah.Kapolsek Kelapa Dua AKP Ojo Ruslani membenarkan kejadian tersebut. ”
Sekarang kasusnya masih ditangani kami ,”kata Ojo Ruslani. Di Kabupaten Bekasi, kejahatan jalanan dengan modus ban mobil kempes kembali terjadi. Korbannya, Dokter Riris (45), yang tengah melintas di ruas Jalan Raya Indoporlen depan Kompleks Bulog, Desa Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Petugas kesehatan di RSCM Jakarta ini, harus merelakan tas miliknya yang berisi uang tunai Rp2,5 juta, tiga unit handphone, ATM dan surat berharga lainnya digasak dua lelaki tak dikenal yang mengendarai sepeda motor.
(Dadan Muhammad Ramdan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.