NGANJUK - Menjelang Bulan Ramadan, razia penyakit masyarakat digelar polisi di sejumlah hotel di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Hasilnya, polisi mendapati 12 orang yang sedang mesum.
Razia di sejumlah hotel ini digelar secara serentak oleh petugas dari Polres Nganjuk pada Senin (2/8/2010) malam.
Seluruh hotel, baik di Nganjuk hingga di Kecamatan Kertosono yang berbatasan dengan Kabupaten Jombang, tidak luput incaran petugas.
Sempat terjadi keributan saat petugas mendatangi Hotel Shinta di Kertosono. Pengelola hotel sempat adu mulut dengan wartawan yang meliput.
Saat sejumlah pasangan di hotel ini tertangkap basah sedang mesum, pengelola langsung berupaya mengusir dan menghalang-halangi wartawan. Akibatnya, keributan pun tak terhindarkan.
Meski beberapa kali, polisi berusaha melerai, namun petugas hotel terus berusaha menghalang-halangi dan mengganggu wartawan yang mengambil gambar.
Kurang baiknya sambutan pihak hotel, tidak hanya dirasakan wartawan, bahkan polisi yang hendak memeriksa kamar-kamar juga dihalang-halangi pengelola dengan alasan tidak ada kunci cadangan.
Akibatnya beberapa kali petugas berupaya masuk ke dalam kamar secara paksa karena yang berada di dalam kamar menolak membukakan pintu.
Selain Hotel Shinta, sejumlah hotel lain juga dirazia. Petugas mendatangi Hotel Lestari di Kertosono, Hotel Wilis, Hotel Jaya, Hotel Istana, Wisma Gerung, dan Hotel Melati di Nganjuk.
Dalam razia ini petugas berhasil mengamankan 12 orang atau enam pasangan mesum. Salah satu di antaranya adalah pegawai negeri sipil (pns) dari Pemkab Jombang.
Menurut Kabag Administrasi Polres Nganjuk, Kompol Sugeng Ariyadi, razia ini sengaja digelar Polres Nganjuk tanpa melibatkan unsur lain, dalam rangka menciptakan situasi kondusif menjelang Bulan Ramadan.
“Mereka yang tertangkap selanjutnya akan diamankan ke Mapolres Nganjuk untuk didata dan diberikan pembinaan,” ujar Sugeng, Senin (2/8/2010).
(Anton Suhartono)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.