JAKARTA - Bencana Jepang membuat was-was bagi siapa saja yang memiliki saudara dan kerabat di sana. Apalagi setelah adanya instruksi evakuasi besar-besaran warga di radius 20 kilometer dari PLTN Fukushima.
Namun, Pemerintah Jepang menyatakan tidak membedakan warga yang diungsikan menjauh dari pembangkit yang tengah dikhawatirkan memancarkan radiasi itu.
"Pemerintah Jepang tidak membeda-bedakan proses evakuasi dan perlindungan antara warga asing dan lokal," ujar Parliamentary Vice Minister for Foreign Affairs Makiko Kikuta, di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (16/4/2011).
Menurutnya, Pemerintah Jepang terbuka dalam menghadapi kerusakan di sistem pendingin reaktor PLTN Fukushima. Artinya, Pemerintah Jepang secara transparan memberikan penjelasan ke International Atomic Energy Agency (IAEA) dan masyarakat internasional mengenai keadaan PLTN Jepang. "Ini terbukti kunjungan tim IAEA pada 15 Maret kemarin," pungkasnya.
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.