JAKARTA - Indonesia dan Jepang kerap menjalani kerja samanya dalam bidang ketenagakerjaan, khususnya dalam hal pengiriman perawat Indonesia ke Jepang.
"Pada 2008 lalu, Indonesia telah mengirimkan sebanyak 686 perawatnya ke Jepang," ucap Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yoshinori Kantori di Jakarta, Jumat (10/6/2011).
Masalah pengiriman perawat ini juga sempat mengalami permasalahan, terutama dalam masalah kualifikasi perawat yang diterima untuk bekerja di Jepang.
Untuk dapat lulus kualifikasi bekerja di Jepang, para perawat tentunya menjalani Ujian Nasional yang dinilai cukup berat. Alhasil hanya beberapa perawat yang bisa lolos.
"Bahasa Jepang merupakan suatu hal yang harus dipelajari para calon perawat Indonesia di Jepang. Kelolosan seleksi perawat untuk bekerja di jepang sangat bergantung pada tingkat kemampuan bahasa para calon perawat," lanjut Dubes yang baru saja ditunjuk itu.
Oleh karena itu, kebijakan baru akan ditujukan agar mempermudah calon perawat untuk berkesempatan bekerja di Jepang.
"Akan ada pelatihan bagi calon perawat untuk melancarkan bahasa Jepangnya dalam waktu enam bulan dan mekanisme penggunaan bahasa Inggris dalam penjelasan belajar bahasa Jepang," tuturnya dalam perkenalan bersama wartawan.
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.