Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Alasan Mega Tetap Pidanakan Penendang 'Suster Ngesot'

Iman Herdiana , Jurnalis-Jum'at, 16 Desember 2011 |13:43 WIB
Ini Alasan Mega Tetap Pidanakan Penendang 'Suster Ngesot'
Ilustrasi suster ngesot (Foto: Ist)
A
A
A

BANDUNG- Kuasa Hukum Mega si ‘suster ngesot’, Dinar W Hendian, menyebutkan kondisi kliennya saat ini sudah pulih. Hanya saja lehernya masih merasa sakit, dan kepalanya masih pusing.

"Mega sehat, meski pada terakhir ketemu kemarin, lehernya masih sakit dan pusing," kata Dinar saat dihubungi okezone, Jumat (16/12/2011).

Mega, lanjutnya, terus menjalani pemeriksaan radiologi dan CT Scan. Rencanyanya, hasil tes tersebut akan dijadikan alat bukti Kepolisian bahwa Mega mengalami tindakan kekerasan.

Seperti diketahui, Mega dan orangtuanya melaporkan satpam Apartemen Ciumbuleuit, Sunarya, karena telah menendang Mega. Saat itu Mega "menjelma" menjadi hantu suster ngesot untuk menakut-nakuti temannya yang berulang tahun.

Karena itu, pihaknya tidak bisa berandai-andai ketika ditanya kemungkinan Mega mencabut laporan di Kepolisian. Meskipun pihak satpam dan manajemen apartemen meminta maaf karena tidak sengaja.

"Sementara ini kita tetap melanjut penyidikan. Saya tidak bisa berandai ini mau dicbut meski ada permintaan maaf dari satpam dan manajemen," ujarnya.

Apalagi saat kejadian, orangtua Mega mencoba meminta klarifikasi ke pihak manajemen apartemen. Namun respons manajemen kurang bagus, yang timbul malah arogansi dan menyalahkan korban.

"Hari ini katanya calon tersangka (satpam) dipanggil polisi. Jadi kita serahkan masalah ini kepada Kepolisian," ujarnya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement