JAKARTA-Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution menantang pernyataan Indonesia Police Watch (IPW) yang mengatakan polisi lalu lintas sebagai Anjungan Tunai Mandiri (ATM) para jenderal.
“Saya tidak mau berkata banyak, silakan tanya IPW maunya apa,” ujar Saud saat dihubungi oleh okezone, Rabu malam (1/2/2012).
Sebelumnya, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengatakan salah satu faktor terjadinya kecelakaan lalu lintas lantaran adanya praktek suap yang dilakukan oknum polisi.
"Itu salah satu faktor, tapi tidak besar," kata Neta saat berbincang dengan okezone, Rabu (1/1/2012).
Dia menambahkan, salah satu cara untuk memberantas hal tersebut yaitu pengawasan ketat dari atasan. "Atasan jangan menjadikan anak buahnya sebagai mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), sudah waktunya pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di lakukan dengan kerjasama dengan bank," imbuhnya.
Hal tersebut, kata Neta, dapat memutus mata rantai suap di Polri. Lalu Lintas memang dianggap sebagi lahan yang sangat basah. "Ini seharusnya menjadi perhatian serius bagi Polri agar dapat berbenah diri," tukasnya. (crl)
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.