Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

UKSW Gelar Seminar Gandum

UKSW Gelar Seminar Gandum
Image: corbis.com
A
A
A

SEMARANG – Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana (FPB UKSW) menggelar Agricultural Course on The Development of Tropical Wheat mulai Senin, 26 Maret,hingga Rabu, 4 April mendatang di Gedung E 123 Kampus Hijau UKSW.

Seminar ini hasil kerja bareng Pusat Studi Agroteknologi, Program Studi Agribisnis dengan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, dan PT Bogsari Flour Mills. Acara ini menghadirkan pembicara dari India Subrahmaniam Nagarajan dan Shanta Nagarajan. Mereka akan berbagai ilmu kepada 147 mahasiswa dan 14 peserta dari instansi maupun lembaga pendidikan lainnya.

Ketua Panitia Penyelenggara Endang Puji Hartanti mengungkapkan, gandum bisa ditanam di Indonesia yang memiliki iklim tropis. "Padahal, umumnya gandum dapat tumbuh di daerah beriklim dingin. Namun, Nagarajan meneliti gandum yang dibawanya dan ternyata dapat diproduksi dengan baik di Indonesia," katanya.

Dalam pembukaan turut hadir Rektor UKSW John A Titaley. "FPB telah mulai melakukan penelitian gandum yang akan digunakan sebagai bahan pangan. Ini adalah tantangan kita. Sebab, kalau hanya mengandalkan beras terus akan sulit. Jadi ini adalah cara mengisi kekurangan itu," paparnya.

Sebagai pembuka acara, Dirjen Litbang Kementerian Pertanian cabang Jawa Tengah Haryono memotong rumput gandum (wheat grass) yang menandakan acara dibuka secara resmi. Menariknya, Subrahmaniam Nagarajan, Haryono, serta Rektor UKSW meminum juice wheat grass bersama sebagai simbolis dibukanya seminar.

Wheat grass atau rumput gandum muda yang berumur berkisar 10 hari memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan. Dalam pelatihan, peserta diajak menghayati keseimbangan dan keanekaragaman hayati. Peserta dibagikan materi bagaimana menghasilkan produksi gandum yang baik di Indonesia yang beriklim tropis. (hendrati hapsari/koran si)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement