Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Iran Kecam Sistem Pertahanan Misil Teluk

Aulia Akbar , Jurnalis-Senin, 02 April 2012 |10:16 WIB
Iran Kecam Sistem Pertahanan Misil Teluk
Foto : Alaeddin Boroujerdi (press TV)
A
A
A

TEHERAN - Kepala Urusan Luar Negeri dan Keamanan Nasional di Parlemen Iran Alaeddin Boroujerdi mengecam keberadaan sistem pertahanan misil di negara-negara Teluk yang berbatasan dengan Iran.

Sistem pertahan misil Teluk yang dirancang oleh Amerika Serikat (AS) dianggap sebagai sesuatu yang menantang bagi Iran. Boroujerdi mengatakan, AS sudah mencurangi negara-negara di dunia ini dengan menjual senjata buatan AS dan menimbulkan sikap Iranophobia (takut pada Iran).

Boroujerdi juga menegaskan, negara-negara Arab di kawasan Teluk seharusnya membangun sektor keamanan dengan mengadakan kerja sama keamanan secara regional, bukan mengundang pihak asing untuk menempatkan basis militer di wilayah Teluk.

"Iran tidak akan pernah menerima intervensi asing di wilayah Teluk," ujar Boroujerdi, seperti dikutip Mehr, Senin (2/4/2012).

Pada Sabtu pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengatakan, negaranya akan bekerja sama dengan negara-negara Teluk untuk menghadapi ancaman mmisil dari Iran.

"Komitmen AS terhadap pengelolaan pertahanan dengan negara-negara Teluk tampak kukuh dan tak tergoyahkan. Hubungan bilateral kami dengan negara-negara Teluk juga sangat kuat," ujar Clinton.

Perusahaan militer AS Boeing Co, Lockheed Martin Corp, Raytheon Co, dan Northrop Grumman Corp juga akan ikut andil dalam pembangunan proyek pertahanan di wilayah Teluk. AS juga berniat mengadakan kerja sama pertukaran informasi dan teknis dengan negara-negara kawasan Teluk, seperti, Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Oman.

(Aulia Akbar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement