Share

Bukan Penganut Demokrasi Tuntut Pergantian Rezim

Aulia Akbar, Okezone · Selasa 01 Mei 2012 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2012 05 01 411 621941 F8df1NcBof.jpg Foto: google images
JAKARTA - Akademisi dari Lee Kwan Yew School Singapura Profesor Kishore Mahbubani mengatakan, demokrasi kian merebak di dunia. Ini membuat negara-negara yang tidak menganut demokrasi mendesak demokratisasi di negara lain.

"Bila melihat negara-negara Teluk yang tidak demokrasi seperti halnya Arab Saudi dan Qatar, mereka justru mendesak pergantian rezim di negara Arab lainnya. Sebut saja mereka meminta Presiden Suriah Bashar al Assad agar mundur dari jabatannya," ujar Mahbubani, di Sekretariat Jenderal ASEAN, Jakarta, Selasa (1/5/2012).

Mahbubani juga menyoroti perkembangan di China belakangan ini, ketika Perdana Menteri Wen Jiabao memimpin. China memang bukan merupakan penganut paham demokrasi. 
Namun apa yang terjadi di china saat ini sangat berbeda dengan saat China dipimpin oleh Mao Zedong.

Di era Mao, Mahbubani mengatakan, ada bencana alam dahsyat yang menewaskan banyak warga Negeri Panda. Namun Mao justru menutup informasi yang beredar di negaranya dan ribuan warga China tidak tahu apa yang terjadi pada saat itu.

Tidak ada perubahan akan sistem politik di China. China masih tetap menganut paham yang sama seperti saat Mao Zedong memerintah, meski demikian Pemerintah China justru memberlakukan kebijakan yang cukup terbuka.

(faj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini