Share

Mabes Polri Tetapkan Lima Tersangka Bom Solo

Fiddy Anggriawan , Okezone · Selasa 15 Mei 2012 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2012 05 15 339 630137 HYMrgP0FQC.jpg

JAKARTA - Mabes Polri mengaku sudah menangkap enam teroris yang meledakkan bom di Gereja Bethel Injil Supenu (GBIS) Kepunton, Solo, Jawa Tengah, pada 25 September 2011 lalu. Dari keenam pelaku, Polri telah menetapkan lima tersangka.

 

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum, Kombes Pol. Boy Rafli Amar, sejak awal Mei telah dilakukan penangkapan lima orang yang diduga terkait teroris. Berikut kelima tersangka dan keterlibatan mereka:

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

 

1. Rizki Gunawan alias Rizki alias Roni alias Umar alias Udin alias Roni Setiawan. Pekerjaan wiraswasta. Dia ditangkap pada Kamis 3 Mei 2011 di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

 

Keterlibatan yang bersangkutan antara lain pada Januari sampai Februari ikut dalam proses latihan militer, yakni perakitan senjata api di Poso, Sulawesi Tengah. Kemudian memberikan dukungan dana Rp225 juta untuk membeli senjata api dan operasional pelatihan, serta memberikan dukungan dana dalam kasus pengeboman GBIS di jalan Abdul Rahman Hakim 49 Surakarta.

 

"Dana tersebut diperoleh dari hacking di situs MLM investasi online," ungkap Boy kepada wartawan di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selasa (15/5/2012).

 

2. Telah dilakukan penahanan terhadap Andre Kurniawan alias Andri alias Alan Hendriansyah alias Hendrik alias Sapto Wardoyo alias Lelot. Dilakukan penangkapan pada Jumat, 4 Mei 2012 di Jalan Panjio William Iskandar, Medan, Sumatera Utara.

 

Keterlibatan kegiatan pengumpulan dana untuk pembuatan bom dan operasional dalam kasus peledakan bom Solo.

 

3. Dedi Irawan alias Arsitek alias Iwan alias Dedi alias Hendrik Pranata dan Agus alias Deni. Pekerjaan ahli design gambar arsitek. Penangkapan dilakukan pada 4 Mei 2012 di Medan, Sumatera Utara.

 

Keterlibatannya memberikan bantuan kepada Rizki Gunawan dana Rp200 juta dalam rangka pembelian senjata api dan pembiayaan pelatihan para militer di Poso, Sulawesi Tengah. Dia juga menyembunyikan informasi pelaku bom atas nama Hendri Kurniawan pada April 2012.

 

4. Sidik alias Sidik Wira Pranata alias Chandra Setiawan. Penangkapan dilakukan Jumat, 4 Mei 2012 di Jalan Ahmad Nasution, Medan Sumut. Keterlibatan yang bersangkutan antara alain ialah menyembunyikan DPO bom Solo atas nama Andre Kurniawan dan membantu Rizki Gunawan menghilangkan jejak penggumupulan dana kegiatan teroisme di Poso dengan cara memalsukan KTP yang digunakan pada aplikasi bank.

 

5. Agus Fitrianto alias Agus alias Saifudian alias Koret alias Feri alias Abu Ahyan. Penangkapan Sabtu, 5 Mei 2012  di Banyu Urip, Palembang, Sumsel. Keterlibatan sebagai peserta latihan militer di Aceh besar. Kemudian pada Februari 2010 yang lalu dalam kelompok Dul Matin sebagai peserta latihan militer, pembuatan bom dan menembak di pegunungan Poso.

 

"Kemudian satu tersangka lainnya atas nama Iwan Prabowo alias Iwan alias Bapak telah dikembalikan ke keluarga karena belum ada bukti atau unsur pidana yang disangkakan pada yang bersangkutan," tutupnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini