Yusril: Harusnya Sisminbakum Dihentikan dari Dulu

K. Yudha Wirakusuma, Okezone · Kamis 31 Mei 2012 16:59 WIB
https: img.okezone.com content 2012 05 31 339 639198 7pLl41npoD.jpg Yusril Ihza Mahendra

JAKARTA- Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menghentikan proses hukum kasus dugaan korupsi Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum). Penghentian ini dilakukan lantaran tidak adanya cukup bukti.

Terkait hal itu, mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra mengatakan, kasus Sisminbakum seharusnya sudah dihentikan sejak lama, yaitu, sejak dibebaskannya Romli Atmasasmita oleh Mahkamah Agung pada Desember 2010.

"Dalam perkembangannya Mahkamah Agung menyatakan bahwa Sisminbakum bukanlah korupsi sebagaimana yang dituduhkan jaksa dalam surat dakwaan," kata Yusril di Kantornya, Kamis (31/5/2012).

Uang pembangunan dan pengoperasian Sisminbakum seluruhnya uang swasta, sehingga tidak ada kerugian negara. "Pelayanan publik juga terlayani dengan sebaik-baiknya dengan Sisminbakum, dan para terdakwa tidak menikmati uang Sisminbakum," terangnya.

Dihentikannya penyidikan kasus Sisminbakum, menurut Yusril, adalah kemenangan hukum atas kekuasaan. "Dari awal saya mengatakan bahwa Sisminbakum bukanlah tindak pidana. Namun, kepentingan politik yang bermain, yang mendesak Kejagung untuk mempidanakannya," tuturnya.

Dalam pertemuan Yusril dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pekan lalu di Cikeas, SBY menannyakan kepada Yusril tentang status dirinya.

"Sampai saya diundang dengan SBY. Ditanyakan bagaimana statusnya? Saya jawab masih jadi tersangka. Saya memang sudah siapkan gugatan dan perlawanan baru, dan saya yakin akan memenangkan," terangnya.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini