Sultan Masih Tercatat Sebagai Kader Golkar

Dina Kusumaningrum, Okezone · Jum'at 31 Agustus 2012 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2012 08 31 339 683514 TNlRGOfehC.jpg

JAKARTA - Meski Rancangan Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta telah disahkan, namun sejumlah klausul di aturan tersebut belum sepenuhnya dilaksanakan. Salah satunya terkait larangan bagi Sultan dan Paku Alam berpartai.

 

Sultan Hamengkubuwono IX hingga kini masih tercatat sebagai kader Partai Golkar. Dia secara resmi belum mengundurkan diri dari partai tempatnya bernaung selama ini.

 

"(Sultan) belum mengajukan, tapi kita ikuti UU," ujar Sekjen Partai Golkar Idrus Marham usai menyerahkan berkas persyaratan partai di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (31/8/2012).

 

Lebih lanjut Idrus mengemukakan meski Sultan ke depan tidak bernaung di bawah bendera Golkar, namun jiwa dan semangatnya akan tetap bersama partai berlambang pohon beringin itu. "Sultan tetap darahnya di Golkar. Jiwa dan perannya di Golkar sangat besar," cetusnya.

 

Karena itu, Idrus optimistis hengkangnya Sultan tidak akan banyak berpengaruh terhadap perolehan suara partai, terutama di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini