90 Persen Dana Keistimewaan Untuk Kebudayaan

Prabowo, Okezone · Sabtu 01 September 2012 02:48 WIB
https: img.okezone.com content 2012 09 01 339 683587 aqcojkwwEy.jpg Foto: Ilustrasi

YOGYAKARTA - Kepala Bappeda Provinsi DIY Tavip Agus Riyanto mengatakan dana keistimewaan yang digelontorkan Pemerintah Pusat kepada Yogyakarta belum diketahui berapa jumlahnya. Pasalnya, harus ada penyesesuaian dengan kemampuan pemerintah pusat dengan kebutuhan masyarakat Yogyakarta.

 

Meski Tim Asistensi RUUK Provinsi DIY sudah mengusulkan besaran dana keistimewaan 1,2 triliun pertahun, tetapi dana itu baru turun setelah diberlakukannya UUK DIY pada 2013 nanti.

 

"Porsi dana keistimewaan terbesar nanti untuk kebudayaan yang diperkirakan sekitar 90 persen," jelas Tavip Agus Riyanto dalam keterangan pers di Kepatihan Yogyakarta, Jumat (31/8/2012).

 

Pria yang juga menjabat anggota Tim Asistensi RUUK DIY menambahkan dana yang akan masuk dalam pos kebudayaan diantaranya institusi Kraton dan Puro Pakualaman, serta elemen masyarakat lainnya.

 

"Dana itu nanti bukan kok dipakai Kraton dan Puro Pakualaman saja, tetapi semua elemen masyarakat untuk rekayasa budaya. Sehingga semua kebudayaan yang ada di masyarakat bisa menikmati dana keistimewaan itu," jelasnya.

 

Lebih lanjut, ia berharap agar semua lapisan masyarakat Yogyakarta tetap mengawasi kucuran dana tersebut, supaya penggunaannya transparan, akuntabel, dan tetap harus dipertanggunjawabkan kepada pemerintah pusat. Dana itu nantinya diharapkan mampu memberikan semangat bagi semua lapisan masyarakat yang bergelut dalam dunia kebudayaan agar lebih sejahtera. (ctr).

(ahm)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini