MOJOKERTO - Warga Dusun Nglinguk, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, menemukan sumur kuno jobong lapis enam.
Sumur tua tersebut dipastikan peninggalan kerajaan Majapahit karena lokasi penemuan tidak jauh dari Museum Majapahit. Sumur jobong lapis enam ditemukan Muhammad Taufiq Ikwan (36), saat menggali tanah untuk membuat batu bata merah.
Cangkul yang digunakan Taufiq mengenai bangunan sumur jobong. Setelah digali lebih dalam, bangunan sumur jobong tersebut terlihat berlapis enam dikelilingi batu bata merah. Meski baru digali di sisi timur, sudah diketahui sumur tersebut berlapis enam dengan tinggi bervariasi, mulai 20 hingga 60 sentimeter.
Tanah yang ada di sekitar sumur berupa pasir, sementara di bawahnya berisi air. Diduga, sumur itu masih memiliki sumber mata air di dalamnya. Pasalnya, saat digali semakin dalam, air terus keluar dari dalam tanah.
Di lahan seluas 32x20 meter persegi tersebut sebelunnya sudah ditemukan 24 sumur, tujuh di antaranya berbentuk batu batu tersusun dan 17 lainnya berbentuk jobong.
Meski sudah memberitahukan ke Balai Penyelamatan Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Timur di Trowulan, hingga saat ini belum ada upaya melakukan penggalian atau eskavasi.
(Anton Suhartono)