Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapal Selandia Baru Diizinkan Merapat ke Pangkalan Militer AS

Khairisa Ferida , Jurnalis-Jum'at, 21 September 2012 |11:05 WIB
Kapal Selandia Baru Diizinkan Merapat ke Pangkalan Militer AS
Kapal Selandia Baru (Foto: Scoop)
A
A
A

WELLINGTON - Kunjungan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Leon Panetta ke Selandia Baru membawa perkembangan baru dalam hubungan kedua negara. Setelah 25 tahun, kapal Selandia Baru diizinkan merapat ke pangkalan militer dan fasilitas Coast Guard AS di seluruh dunia.

Dalam kunjungannya ke Selandia Baru Panetta mengungkapkan, perubahan kebijakan ini memungkinkan kedua negara untuk memudahkan kunjungan antar individu.

Panetta juga mengatakan, AS telah menghapus sejumlah pembatasan dalam hubungan militer kedua negara untuk memudahkan Selandia Baru dan AS terlibat dalam berbagai latihan bersama. Selain itu para pemimpin kedua negara juga diharapkan dapat mengadakan diskusi keamanan menyusul beralihnya fokus kebijakan luar negeri AS ke Asia.

"Kita harus mengakui bahwa kedua negara memiliki perbedaan pandangan terkait beberapa hal. Namun hari ini kami menegaskan, telah memulai hubungan baru dan kami tidak akan membiarkan perbedaan pandangan tersebut menghalangi kerjasama keamanan kedua negara," ujar Panetta, seperti Associated Press, Jumat (21/9/2012).

Menteri Pertahanan Selandia Baru Jonathan Coleman mengatakan, AS telah menunjukkan itikad baik untuk memajukan hubungan kedua negara. Namun Coleman mengatakan, Selandia Baru tetap pada sikap tidak akan mengizinkan perairannya menjadi jalur lintasan bagi kapal nuklir AS.

Menurut Coleman AS telah menerima hal tersebut dan kedua negara tidak akan mempermasalahkannya.

Larangan oleh Selandia Baru ini telah berlaku sejak 25 tahun lalu. Sementara AS kemudian menyusul larangan terhadap kapal-kapal Selandia Baru untuk merapat ke pangkalan militer dan fasilitas Coast Guard AS di seluruh dunia.

Dalam beberapa tahun terakhir hubungan Selandia Baru-AS perlahan mulai mencair, menyusul ditandatanganinya sejumlah perjanjian pertahanan baru yang fokus pada pembangunan keamanan maritim di kawasan Asia Pasifik. Hubungan kedua negara pun meningkat signifikan sejak Selandia Baru untuk pertama kalinya mengirim pasukan ke Afghanistan pada 2003 lalu.

Kunjungan Panetta ke Selandia Baru merupakan kunjungan Menhan AS pertama kalinya selama 30 tahun terakhir. Sebelum Selandia Baru, Panetta juga telah mengunjungi sejumlah negara di Asia seperti Jepang dan China untuk meningkatkan kerjasama pertahanan dengan sejumlah negara.

(Rani Hardjanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement