Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden Filipina Resmikan Program KB Secara Tersembunyi

Wahyu Dwi Anggoro , Jurnalis-Minggu, 30 Desember 2012 |09:36 WIB
Presiden Filipina Resmikan Program KB Secara Tersembunyi
Presiden Filipina Benigno Aquino (Foto: AFP)
A
A
A

MANILA – Presiden Filipina Benigno Aquino, meresmikan undang-undang Keluarga Berencana (KB) secara diam-diam. Program KB tersebut menimbulkan kontroversi di Filipina karena ditolak keras oleh pemimpin agama di negara yang mayoritas warganya menganut Katolik tersebut.

Pihak Kepresidenan Filipina menyatakan Aquino sebenarnya sudah meresmikan undang-undang tersebut pada 21 Desember lalu. Namun persemian tersebut baru diumumkan sekarang karena memperhatikan sensitifnya isu KB di negara itu.

“Diresmikannya undang-undang KB tersebut merupakan peristiwa bersejarah bagi Filipina. Presiden mengharapkan pihak-pihak yang berseteru selama pembuatan undang-undang dapat melakukan rekonsiliasi,” ujar juru bicara Presiden Filipina Abigail Valte, seperti dikutip Washington Post, Minggu (30/12/2012).

Namun pihak gereja Katolik yang selama ini menolak dibentuknya undang-undang KB mengecam tindakan Aquino yang meresmikan undang-undang tersebut secara diam-diam.

“Presiden Aquino meresmikan undang undang tersebut secara diam-diam karena ia tahu program KB adalah hal yang memalukan dan takut akan konsekuensi yang diterimanya dari masyarakat,” ujar mantan Uskup Filipina Oscar Cruz.

Selama ini gereja Katolik menolak program KB karena dianggap melanggar takdir dari Tuhan. Namun pendukung program KB menyatakan undang-undang tersebut akan memperbaiki tingkat kemiskinan yang dimiliki oleh Filipina.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement