TEMANGGUNG - Dua orang pendaki gunung yang sedang merayakan pergantian tahun di Puncak Gunung Sindoro, tewas. Diduga kuat, kedua pendaki tersebut menghirup gas beracun di Kawah Gunung Sindoro. Sementara satu jenasah masih dalam proses evakuasi.
Setelah melakukan evakuasi lebih dari 7 jam, tim SAR akhirnya berhasil membawa turun jenasah Mudliul Fuad (17), warga Desa Kapulogo, Kecamatan Kepil Wonosobo, dari Puncak Gunung Sindoro, Selasa (1/1/2013). Jenasah langsung dibawa oleh ambulans untuk dilakukan pemeriksaan medis.
Sementara satu korban lagi, yakni Mufaikin (15), masih dalam proses evakuasi. Lamanya evakuasi dikarenakan kondisi cuaca yang buruk dan sempat terjadi badai di puncak gunung. Bahkan jenasah hanya dapat diangkut oleh dua orang, karena sempitnya medan.
Korban bersama kelima temannya, mendaki Gunung Sindoro untuk merayakan pergantian tahun. Mereka mendaki Gunung Sindoro pada tanggal 31 Desember. Gunung masih menjadi tempat favorit untuk merayakan pergantian tahun.
Menurut Kapolsek Parakan, AKP Roeslam dari hasil pemeriksaan medis, diketahui korban menghirup gas beracun. Atas permintaan keluarga, jenasah tidak dilakukan otopsi, dan langsung dibawa pulang ke rumah duka.
Kedua korban tersebut bersama keempat rekannya, mendaki puncak Gunung Sindoro sejak Senin, 31 Desember kemarin. Mereka bersama 144 orang pendaki lainnya, mendaki melalui pos pendakian Kledung.
(Misbahol Munir)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.