Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Megawati: Masih Banyak Orang yang Ingin Masuk ke PDIP

Irwansyah Putra Nasution , Jurnalis-Minggu, 06 Januari 2013 |00:13 WIB
Megawati: Masih Banyak Orang yang Ingin Masuk ke PDIP
Megawati Soekarnoputri (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

MEDAN - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri, menyatakan akan memberikan sanksi kepada kader yang tidak patuh, dan tidak loyal terhadap keputusan partai. Sanksi tersebut akan diterima kader PDIP yang tidak mendukung pasangan calon Efendi MS Simbolon - Djumiran Abdi.
 
"Sanksi yang diberikan sesuai dengan aturan partai, bisa pemecatan tapi berdasarkan prosedur organisasi," tegas Megawati dalam pidato politiknya
di hotel Hermes Polonia Medan, Sabtu (5/1/2013).
 
Menurutnya, sebagai seorang kader sudah seharusnya disiplin, patuh dan taat terhadap putusan organisasi. Kader itu harus gentleman, kalau memang tidak sesuai, Megawati mempersilakan kader tersebut untuk dari PDIP.
 
Megawati mengatakan bahwa dirinya tidak perduli dengan berapa banyak kader yang akan diberikan sanksi. "Masih banyak orang yang ingin masuk ke PDIP, dan kalau yang masuk juga tidak bekerja dan loyal terhadap partai maka akan mendapatkan sanksi yang sama," tegasnya.
 
Pernyataan Megawati dalam pidato politiknya mendapat dukungan dan tepuk tangan dari ribuan kader yang ada di dalam ruangan conventional Hotel Hermes polonia. "Pecat penghianaaat, jangan kasih tempat di partai ini," teriak ribuan kader PDI P.
 
Kedatangan Megawati ke Medan, Sumatera Utara selama dua hari untuk melakukan konsolidasi dalam pemenangan pasangan nomor urut 2, Efendi MS Simbolon - Djumiran Abdi pada pilgub Sumatra Utara yang akan berlangsung 7 Maret Mendatang.
 
Mantan Presiden ke lima ini, berharap bila pasangan yang diusung PDIP menang, nantinya dapat menjadikan Sumatera Utara menjadi lebih baik dari sebelumnya dan rakyatnya lebih sejahtera.

(K. Yudha Wirakusuma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement