Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Singapura Diancam Bom, Setelah Serangan di Boston

Fajar Nugraha , Jurnalis-Minggu, 21 April 2013 |14:36 WIB
Singapura Diancam Bom, Setelah Serangan di Boston
Momen di saat ledakan Boston terjadi (Foto: CNN)
A
A
A

SINGAPURA - Seorang pria berusia 34 tahun ditangkap oleh pihak berwenang Singapura karena mengeluarkan ancaman bom di beberapa lokasi. Ancaman itu dikeluarkan oleh pria itu melalui internet, tepat setelah serangan bom di lomba lari maraton Boston.

Pria yang tidak diketahui nama dan kewarganegaraannya itu berhasil ditangkap pada Kamis lalu, setelah memposting ancaman untuk melakukan pengeboman. Ancaman itu dilontarkannya setelah menulis komentar mengenai berita terbaru tentang pengeboman di Boston.

"Investigasi awal mengindikasikan tersangka memang disana tidak berniat melakukan serangan tersebut," ujar pihak berwenang Singapura, seperti dikutip The Straits Times, Minggu (21/4/2013).

Melakukan ancaman bom di Singapura bisa dijatuhi penjara maksimum lima tahun atau didenda sebanyak 100 ribu dolar Singapura. Atau bahkan kedua hukuman itu bisa dijatuhkan kepada dirinya.

Sementara pada kesempatan lain, Polisi Singapura tengah menyelidiki ancaman bom yang diduga ditujukan pada lomba lari maraton di Singapura pada Desember mendatang. Namun hingga saat ini belum ada penangkapan dilakukan.

Pada Sabtu 20 April, sebuah pesawat Singapore Airlina (SIA) yang membawa 280 penumpang dari Manila, diperiksa oleh pihak kepolisian menyusul adanya laporan potensi keamanan. Para penumpang baru diperbolehkan untuk keluar setelah tiga jam pesawat itu mendarat di Bandara Changi.

Polisi tidak menyebutkan apa ancaman dari keamanan tersebut. Tetapi ada dugaan bahwa pesawat itu menerima ancaman bom.

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement