Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Puluhan Warga Gunungkidul Keracunan Makanan

Markus Yuwono , Jurnalis-Senin, 13 Mei 2013 |15:36 WIB
Puluhan Warga Gunungkidul Keracunan Makanan
ilustrasi makanan beracun
A
A
A

GUNUNGKIDUL- Diduga karena keracunan makanan yang dihidangkan saat kerja bakti, puluhan warga Dusun Jelok, Desa Pundungsari, Kecamatan Semin, Gunungkidul, Yogyakarta, dilarikan ke puskesmas setempat karena menderita mulas, pusing, bahkan sebagian muntah.

Kerja bakti sendiri dilakukan pada Sabtu, 11 Mei, namun warga baru mengeluh sakit pada Minggu, 12 Mei pagi. Meskipun sebagian para korban berhasil diatasi dengan minum obat bebas, tercatat ada 15 orang korban yang harus dilarikan ke puskesmas Semin.

Empat orang yang terpaksa dirawat intensif antara lain Triyatno(48) dan Sugiyo (41) di PKU Muhammadiyah Semin. Sedangkan dua lainnya yakni Sutinem(41) dan Suparni (47) dirawat di Puskesmas Semin. Sementara 12 orang lainnya hanya menjalani rawat jalan

Triyatno, salah seorang korban, menjelaskan, keracunan bermula ketika warga Dusun Jelok melaksanakan kerja bakti pengerasan jalan. Saat istirahat siang warga disuguhi makanan kecil berupa Puli dan tempe.

"Makanan disediakan kepala dusun yang berupa puli tempe, sayur kacang, dan tempe. Seluruh warga yang ikut kerja bakti makan," katanya yang ditemui di BP PKU Muhammadiyah Semin, Senin (13/5/2013).

Selesai makan siang, warga kembali melanjutkan kerja bakti dan sore harinya pulang ke rumah masing-masing. Malam harinya, puluhan orang merasakan mual dan pusing. "Waktunya hampir bersamaan," imbuhnya.

Triyanto kemudian dilarikan ke puskesmas Semin dilarikan ke BP Muhamadiyah. "Karena sebagian warga tergolong tidak mampu, mereka memilih pulang ke rumah," ujarnya.

Nuri Cahyawati, Dokter Puskesmas Semin, mengatakan, jika dilihat dari gejala dua warga yang dirawat di Puskesmas, memang mengalami keracunan. Namun penyebabnya belum diketahui apakah dari makanan yang dikonsumsi atau sebab lain. "Petugas masih meneliti sisa makanan yang dikonsumsi warga," katanya.

Nuri menjelaskan, ada tiga petugas puskesmas yang mendatangi rumah-rumah penduduk yang enggan pergi puskesmas.

(Kemas Irawan Nurrachman)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement