BAHAMA - Sebuah kapal pesiar dilaporkan terbakar saat dalam perjalanan menuju CocoCay di Kepulauan Bahama. Api tampak menjalar pada Senin 27 Mei pagi waktu setempat. Insiden ini menyebabkan pelayaran kapal pesiar itu dibatalkan.
Kapal The Grandeur of the Seas yang dimiliki oleh Royal Caribbean meninggalkan Baltimore, Amerika Serikat (AS) menuju CocoCay pada Jumat 24 Mei lalu. Memasuki perairan Bahama, tiba-tiba saja ada laporan api di bagian penyimpan jangkar.
Penumpang kapal langsung di kumpulkan di titik aman selama beberapa jam di saat api tengah dipadamkan. Tidak ada laporan korban luka atau tewas dalam insiden ini.
"2.224 penumpang dan 796 awak kapal dalam kondisi aman dan tidak ada yang dinyatakan hilang," ujar pihak Royal Caribbean, seperti dikutip BBC, Selasa (28/5/2013).
Menurut seorang penumpang, awak kapal langsung memberikan instruksi yang tujuannya untuk menenangkan para penumpang. "Kapten memberikan kami informasi yang cukup di saat kami bertahan untuk selamat," jelas seorang penumpang, Mark J Ormesher.
Ormesher menambahkan, pendingin udara dimatikan selama insiden terjadi. Ketika kondisi semakin panas, botol berisi air minum pun diberikan kepada penumpang. Menurut pihak medis di kapal, ada beberapa penumpang yang pingsan tetapi secara kesuruhan tidak ada kondisi darurat selama proses pemadaman api berlangsung.
Beruntung, Kapal berusia 17 tahun itu tidak kehilangan dayanya untuk berlayar dan berhasil berlabuh di Freeport, Bahamas. Kapal sewaan sudah disediakan oleh pihak perusahaan kapal pesiar untuk membawa penumpang menuju tempat awal mereka berlayar, yakni di Baltimore, AS.
Pihak perusahaan Royal Caribbean memastikan bahwa pihaknya mengembalikan tiket yang sebelumnya sudah dibeli oleh pemumpang. Mereka turut memberikan pelayaran kapal pesiar gratis di lain waktu.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.