Share

MK Putus Sela Sengketa Pemilukada Kota Tangerang

Amba Dini Sekarningrum, Okezone · Selasa 01 Oktober 2013 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2013 10 01 501 874944 7amsKYkABa.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

TANGERANG - Mahkamah Konstitusi (MK), akhirnya memutus penundaan pembacaan putusan hasil Sengketa Pemilukada Kota Tangerang dengan Arief R Wismansyah-Sachrudin sebagai pihak terkait, Selasa (1/10/2013).

Majelis hakim memerintahkan kepada KPU Provinsi Banten untuk melakukan cek kesehatan kepada pasangan calon nomor 4, Ahmad Marju Kodri dan Gatot Suprijanto yang sebelumnya tidak mengikuti tahapan setelah sempat tereleminasi.

Dalam pembacaan putusannya majelis hakim juga meminta KPU Provinsi Banten untuk melakukan verifikasi terhadap pasangan calon 1, Harry Mulya Zein-Iskandar yang memiliki dukungan ganda dengan pasangan calon nomor 4, Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto.

Adapun waktu yang diberikan kepada KPU Provinsi Banten untuk melakukan verifikasi dukungan partai dan tes kesehatan adalah 21 hari sejak putusan sela ditetapkan.

Untuk diketahui, Pemilukada Kota Tangerang berujung di MK, setelah pihak pemohon yakni pasangan Abdul Syukur-Hilmi Fuad dan Harry Mulya Zein-Iskandar, mempermasalahkan putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memerintahkan kepada KPU Provinsi Banten untuk memulihkan dan mengembalikan hak konstitusional pasangan calon nomor urut 5 Arief R. Wismansyah dan Sachrudin, serta pasangan calon nomor urut 4 Ahmad Mardju Kodri dan Gatot Suprijanto untuk menjadi pasangan calon peserta

Pemungutan suara Pemilukada Kota Tangerang dilakukan pada tanggal 31 Agustus 2013 dengan diikuti lima pasangan calon, di antaranya pasangan nomer urut 1, Harry Mulya Zein-Iskandar, pasangan nomor 2 Abdul Syukur-Hilmi Fuad, pasangan nomor 3 Dedi Gumelar-Suratno Abu Bakar, pasangan nomor urut 4 Ahmad Marju Kodri - Gatot Suprijanto dan pasangan nomor urut 5 Arief R Wismansyah-Sachrudin.

Berdasarkan rapat pleno penghitungan suara yang dilakukan di tingkat KPU, pasangan Arief-Sachrudin menang telak dari pasangan lainnya dan memperoleh sebanyak 340.810 suara.

Sementara itu, pasangan Harry Mulya Zein-Iskandar meraih 45.627 suara. Pasangan Abdul Syukur-Hilmi Fuad meraih 187.003 suara, pasangan Deddy Gumelar-Suratno Abu Bakar meraih 121.375 suara dan pasangan Ahmad Marju Kodri-Gatot Suprijanto meraih 15.060 suara.

Adapun total warga yang memberikan suara yakni sebanyak 726.351 suara dengan rincian 709.875 suara sah dan 16.476 suara tidak sah.

(hol)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini