JEDDAH - Terjadi kesalahpahaman ketika amnesti untuk warga negara Indonesia (WNI) overstayer pada Minggu 3 November 2013 di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah. Ratusan WNI menyerbu kantor KJRI untuk proses pemulangan.
Disebutkan WNI tersebut berdatangan dalam jumlah cukup banyak menghampiri ke lokasi tidak jauh dari KJRI. Diketahui WNI itu berdatangan dalam jumlah yang cukup banyak dengan membawa koper dan wakil kelompok masyarakat tersebut meminta KJRI untuk datang ke lokasi serta mengatasi keadaan.
Konjen RI Jeddah beberapa anggota polisi setempat mendatangi lokasi yang jaraknya sekira 500 meter dari KJRI.
"Jumlah WNI overstayers yang pada umumnya membawa barang bawaan berjumlah sekira 150 orang, namun dalam waktu singkat jumlahnya terus bertambah hingga sekira 500 orang. Massa berteriak-teriak meminta KJRI menampung dan memulangkan mereka ke Indonesia," pernyataan pihak Kemlu RI dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Senin (4/11/2013).
Ternyata, WNI tersebut datang setelah adanya imbauan dari orang yang mengaku sebagai staf KJRI dan meminta agar para WNI overstayers setelah 3 November 2013 datang ke KJRI untuk proses pemulangan.
"Konjen RI menegaskan bahwa informasi tersebut tidak mungkin berasal dari staf KJRI, karena selama ini sudah disampaikan pengumuman dan edaran yang meminta agar seluruh WNI overstayers tetap tenang dan tinggal di rumah masing-masing," lanjut pernyataan tersebut.
"Konjen RI menyatakan bahwa masyarakat telah dikelabui oleh orang yang tidak bertanggungjawab dan mengimbau agar mereka kembali ke tempat masing-masing sambil menunggu proses deportasi yang akan ditangani oleh otoritas Arab Saudi bekerjasama dengan KJRI," imbuh pihak Kemlu.
Karena sebagian besar WNI itu tidak memiliki tempat tinggal, akhirnya polisi setempat menyarankan agar mereka bermalam di suatu area JI. Falestin. Letaknya sekira 6 kilometer dari KJRI sambil menunggu proses deportasi lebih lanjut.
Pihak imigrasi Jeddah pun memastikan WNI overstayers tersebut dapat segera ditampung di Tarhil Shumaysi. Ketika berita ini diturukan, terdapat 1.000 orang WNI Overstayers berada di tempat tersebut.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.