Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hari Pahlawan, Istana Gebang Diserbu 1500 Pengunjung

Solichan Arif , Jurnalis-Senin, 11 November 2013 |06:29 WIB
Hari Pahlawan, Istana Gebang Diserbu 1500 Pengunjung
Veteran perang menaburkan bunga di salah satu makam di Taman Makam Pahlawan. (Foto: dok. Okezone)
A
A
A

BLITAR - Jumlah pengunjung rumah masa kecil (Istana Gebang) Proklamator RI Soekarno (Bung Karno) di Jalan Sultan Agung Kota Blitar meningkat pesat.  
 
Dibandingkan hari biasa, kuantitas pelancong sejarah yang datang tepat di hari Pahlawan 10 November tersebut membludak lebih dari dua kali lipat.
 
Menurut keterangan Mardiono, 65 juru bicara Istana Gebang, sesuai data buku tamu, sejak dibuka hingga pukul 14.00 WIB, jumlah pengunjung Istana Gebang telah mencapai 1.500-an orang lebih.
 
"Kalau hari normal jumlah kunjungan rata-rata 400 orang hingga 500 orang per hari. Khusus hari Sabtu dan Minggu bisa 700-800 orang," tuturnya, Minggu (10/11/2013).
 
Umumnya, Istana Gebang yang dikelola langsung oleh sekitar 15 an orang tenaga outsourching itu mulai membuka kunjungan pada pukul 07.00 WIB.
 
Namun di hari Pahlawan, karena banyaknya orang dari berbagai daerah yang telah lama menunggu, pihak pengelola, kata Mardiono memajukan satu jam dari kebiasaan yang berlaku.
 
"Khusus hari ini kami buka sejak pukul 06.00 WIB. Sebab banyak orang dari komunitas Rally yang menunggu sejak kemarin," terangnya.
 
Selain komunitas rally, akademisi, seniman, budayawan, rumah yang telah dikonsep Pemkot Blitar menjadi museum Bung Karno itu juga mendapat kunjungan 500 siswa Brigade Mobil (Brimob) Bangsal Mojokerto.
 
Para prajurit dari institusi kepolisian itu datang secara berombongan dengan 11 unit bus.
 
Menurut Mardiono, kunjungan yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan tersebut sebagai bagian pendidikan karakter building di internal Brimob.
 
"Menurut keterangan yang disampaikan, kunjungan ke Istana Gebang sebagai rangkaian dari pendidikan di internal mereka (Brimob), "paparnya.
 
Lazimnya "turis" sejarah, para pengunjung langsung menjelajah setiap ruang, kamar dan sudut dimana Bung Karno dan keluarganya memiliki kenangan di sana.
 
Rumah mendiang Ny Soekarmini atau Bu Wardoyo (kakak kandung Bung Karno) yang telah berpindah kepemilikan ke Pemkot Blitar itu berukuran besar.
 
Selain rumah induk yang terdiri dari beberapa kamar, diantaranya bagian terdepan kamar Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai (orang tua Bung Karno), juga ada bangunan yang berfungsi sebagai paviliun.
 
Selain mobil sedan Mercedes Benz Indonesia Satu, kamar Bung Karno yang masih lengkap dengan ranjang tidur berkelambu putih, mebelair buffet kayu jati dengan radio transistor klasik diatasnya, menjadi tempat favorit kunjungan.
 
"Sebagian besar pengunjung berasal dari wilayah Jawa Timur. Ada juga dari luar Jawa, namun tidak banyak, "jelas Mardiono. Dibanding hari pahlawan tahun sebelumnya, jumlah peziarah Istana Gebang kali ini jauh lebih besar.
 
Selain faktor semakin kesohor, momentum mendekati tahun politik (2014) diduga menjadi salah satu penyebab meningkatnya jumlah pengunjung Istana Gebang.
 
"Karena makam Bung Karno dan Istana Gebang ini satu paket wisata sejarah di Kota Blitar. Namun meski hari ini padat kunjungan, jadwalnya tetap jam 17.00 Wib ditutup, "pungkasnya.
 
Hariyadi, 40 dari Kademangan, Kabupaten Blitar yang berkunjung ke istana gebang mengaku mengantarkan saudara jauh yang belum pernah mengetahui Istana Gebang.
 
"Kebetulan lagi berkunjung ke Blitar. Jadi sekalian jalan-jalan kemari (Istana Gebang). Sebab tahunya selama ini dari cerita dan lihat di siaran televisi," tuturnya.

(Misbahol Munir)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement