Suap Bea Cukai, Polri Sita Motor Harley Davidson

Fiddy Anggriawan , Okezone · Kamis 16 Januari 2014 13:01 WIB
https: img.okezone.com content 2014 01 16 339 927066 6piw4c8J7R.jpg

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menyta satu unit sepeda motor Harley Davidson terkait kasus dugaan suap dan tindak pidana pencucian uang dengan tersangka pejabat Bea Cukai, Heru Sulastyono. 

"Selasa kemarin kami telah menyita sepeda motor Harley-Davidson di daerah Bekasi," kata Kasubdit Money Laundering Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol Agung Setya, Kamis (16/1/2014).

Agung menambahkan, motor besar bernilai ratusan juta rupiah itu disita dari pihak lain. Sebab, sepeda motor pabrikan Amerika Serikat itu telah dijual oleh Heru.

"Motor itu telah dijual, kami mengambil motor itu dari pembeli untuk pembuktian," tegasnya.

Saat ini, motor berwarna biru hitam dengan nomor polisi B 6218 PQN tersebut terparkir di pelataran Kantor Bareskrim Polri.

Heru, bekas Kepala Penindakan dan Penyidikan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Jakarta Utara diduga menerima suap sebesar Rp11,4 miliar.

Polisi juga telah memeriksa istri Heru yang juga Wakil Bupati Wonosobo Maya Rosida. Dalam kasus ini, penyidik telah memblokir beberapa aset milik Heru karena diduga hasil pencucian uang.  

Aset itu adalah tanah dan bangunan seluas 240 meter persegi di Lengkong Gudang, Serpong, tanah dan bangunan seluas 709 meter persegi di Pondok Jagung, Serpong, serta ruko seluas 41 meter persegi di Lengkong Wetan, Serpong.

Polisi memblokir STNK mobil BMW atas nama istri muda Heru, Widya Wati.

(trk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini