Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dika Harus Menderita Lumpuh Layu sejak Berusia Delapan Bulan

Batur Parisi , Jurnalis-Jum'at, 21 Februari 2014 |10:08 WIB
Dika Harus Menderita Lumpuh Layu sejak Berusia Delapan Bulan
Ilustrasi balita menderita penyakit Polio (Foto: ribi.org)
A
A
A

SERANG - Dika Andriansyah (5) kini hanya bisa menghabiskan waktunya di tempat tidur. Tidak ada keceriaan seperti balita lainnya sejak dokter memvonis Dika menderita lumpuh layu.

Dadang, kakek Dika, mengatakan, cucunya menderita penyakit sejenis polio itu sejak berusia delapan bulan.

“Saat melahirkan(Dika) divakum, terus kena urat syaraf kata dokter. Dulunya (sebelum lumpuh layu) mah badannya panas seperti muntaber," kata Dadang saat ditemui di Kediamannya Kampung Pasir Soka, Desa Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Kamis (20/2/2014).

Untuk makan, Dika hanya bisa mengonsumsi makanan yang sudah dihaluskan. “Makannya harus dikunyah dulu sampai halus, baru disuapin," timpal Juwariah, nenek Dika.

Dadang mengaku sudah berusaha untuk menyembuhkan penyakit sang cucu. “Sudah dibawa ke RSUD Serang. Harusnya dirawatnya dua tahun, tapi uangnya dari mana," tutur Dadang yang hanya berprofesi sebagai buruh tani.

Apalagi, Dika belum pernah mendapatkan bantuan apapun dari pihak pemerintah. Tiap kali menebus obat, Dadang harus mengeluarkan kocek Rp900 ribu setiap bulannya.

Tidak hanya itu, Dika harus menghadapi kenyataan yang pahit. Sang Ayah bernama Agus Suryadi telah meninggal saat kecelakaan di daerah Ciawi, Bogor, ketika menjadi sopir truk. Dan Sang Ibu, Dian Purnama, telah menikah dan memiliki anak dari suami sekarang.

"Berhubung ibunya sudah punya suami lagi, jadi Dika dirawat sama saya,” tandasnya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement