Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ada "Lubang Neraka" di Kamp Korut

Andreas Gerry Tuwo , Jurnalis-Selasa, 25 Februari 2014 |08:30 WIB
Ada
Penjaga kamp kerja paksa Korut (Foto:Reuters)
A
A
A

PYONGYANG - Satu per satu kekejaman rezim Korea Utara (Korut) mulai terungkap di publik. Kabar terbaru menyebutkan Korut memiliki lubang besar yang isinya jenazah tahanan politik yang ditahan di kamp penyiksaan.

Kesaksian mengenai bengisnya kamp tahanan Korut disampaikan oleh mantan penjaga kamp tersebut, Lee. Dia merupakan penjaga kamp nomor 16 atau lebih dikenal dengan kamp Hwasong.

Kamp tersebut adalah tempat di mana sekira 20 ribu tahanan politik (tapol) Korut ditahan. Tak hanya itu, menurut Lee, Hwasong juga memiliki neraka mini di kamp itu.

Mengapa disebut neraka, hal ini berkaitan dengan lubang pembuangan jenazah di kamp tersebut. Jenazah tapol yang baru dieksekusi tidak dikubur, melainkan dibuang ke lubang tersebut.

Dilansir dari Daily Mail, Selasa (25/2/2014), sejumlah tapol top yang tidak pernah diketahui kabarnya lagi, dibunuh lalu dibuang ke lubang itu.

Lee menyebut, dia pernah menyaksikan satu kejadian yang tidak akan pernah dilupakannya seumur hidup. Saat itu dia menjadi saksi dua orang penjaga Korut membunuh seorang tahanan dengan mencekik dan menyekap kepala tahanan dengan plastik dan tali.

Setelah tahanan tersebut tewas, para penjaga membawanya ke sebuah lubang. Di situlah Lee baru sadar bahwa ada lubang neraka di Kamp Hwasong.

Kekejaman di Korut ini, membuat dunia mendesak Kim Jong Un untuk diseret ke pengadilan internasional. Namun, Jong Un menolak semua tuduhan yang dialamatkan padanya. Bahkan dia meyakini semua tuduhan tersebut hanya mengada-ada.

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement