Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Moratorium Iklan Politik di Media Massa Kebablasan

Fiddy Anggriawan , Jurnalis-Kamis, 27 Februari 2014 |14:35 WIB
Moratorium Iklan Politik di Media Massa Kebablasan
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menganggap keputusan rapat kerja Komisi I DPR dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), mengenai moratorium‎ iklan politik di media massa sudah kebablasan.  
 
"Keputusan tentang moratorium iklan politik di media massa sudah kebablasan, harusnya masyarakat diberikan informasi yang luas dan jelas tentang program calon legislatif dan calon presiden serta partai ‎politik," ungkap Ketua DPP Partai Hanura, Saleh Husin, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Kamis (27/2/2014).
 
Menurutnya, pemilih akan lebih cerdas jika disediakan informasi mengenai caleg dan capres‎ dengan baik. Media massa dalam hal ini menjadi sarana yang tepat untuk mensosialisasikan informasi tersebut.
 
"Sehingga tidak seperti membeli kucing dalam karung. Jangan sampai masyarakat disuruh memilih, tapi tidak mengetahui secara luas latar belakang dan sepak terjangnya si calon maupun partai selama ini," tegasnya.
 
Saleh menambahkan, masyarakat tidak boleh dibatasi untuk mendapatkan informasi. Moratorium ini hanya karena ada rasa ketakutan dari kelompok tertentu saja.
 
"Buat kami partai Hanura tentu mempunyai berbagai kiat dan cara untuk terus lebih dekat dengan masyarakat melalui karya-karya nyata yang selama ini telah berjalan di lapangan dan masyarakat sudah memahaminya ," kata Anggota Komisi V DPR itu.

(Misbahol Munir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement