JAKARTA - Partai Demokrat memprotes kebijakan moratorium iklan politik yang telah disepakati oleh Komisi I DPR.
Menurut Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Marzuki Alie keputusan yang dibuat oleh Komisi I soal moratorium iklan politik tidak efektif.
"Pertama, kita lihat efektivitas dari keputusan itu, kalau diputuskan mungkin 1 tahun lalu itu efektif. Artinya penyalahgunaan media televisi untuk politik bisa dicegah dengan itu," ujar Marzuki kepada wartawan, Jumat (28/2/2014).
Kata dia, pemilu legislatif 2014 hanya tinggal 1 bulan dan moratorium hanya enam hari. Efektivitasnya sangat tidak efektif. "Kita tahu kesan ini ruang untuk partai buat kampanye. Kalau kita batasin tentu bagi yang tidak punya media tidak banyak efek, malah nutup ruang sempit saja. Kalau penting, sejak lama harus dibatasi agar media tak kampanye," tegas pria yang juga Ketua DPR RI itu.
Dia pun mempertanyakan kenapa Komisi I yang bermain soal iklan politik, bukannya Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). "Komisi Penyiaran harus efektifkan, aneh kalau Komisi I jadi pemain. KPI harusnya yang jadi pemain. KPI ini mandul selama ini, itu harus dipencet gasnya agar lari seperti kuda sembrani," tutupnya.
(Susi Fatimah)