nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Asyik, Mahasiswa USBI Bisa Transfer Kredit di Kampus Amrik

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis · Jum'at 21 Maret 2014 18:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2014 03 21 373 958845 sLuUOU11xj.jpg USBI dan LSU bekerja sama dalam program studi teknik bertaraf internasional. (Foto: Rachmad Faisal/Okezone)

JAKARTA - Internasionalisasi memungkinkan dua institusi pendidikan bekerja sama dalam berbagai inovasi pembelajaran. Paling umum adalah adaptasi kurikulum dan pertukaran pelajar dari kedua lembaga.

Inilah yang dilakukan oleh Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) dan Louisiana State University (LSU). Hari ini, kedua institusi menandatangani perjanjian kerja sama untuk mulai bermitra dalam pengembangan program studi (prodi) teknik berstandar internasional di USBI.

Melalui kerja sama ini, kata Rektor USBI Aman Wirakartakusumah, mahasiswa USBI dapat mengikuti kuliah teknik berstandar internasional melalui pengakuan dan transfer kredit dengan program Sarjana Teknik dari LSU. Dengan begitu, mahasiswa USBI dapat mentransfer kredit dan menyelesaikan kuliahnya di AS serta menyelesaikan gelarnya di USBI.

"Mahasiswa-mahasiswi USBI yang telah menyelesaikan mata kuliah dasar dan pengantar ilmu teknik dengan nilai memuaskan berkesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke program sarjana teknik di LSU dengan pilihan jurusan Teknik Mesin, Teknik Industri, dan Teknik Elektro," ujar Aman, di Gedung Putera Sampoerna Foundation, Sampoerna Strategic Square, Jakarta Selatan, Jumat (21/3/2014).

Mantan Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) itu mengimbuhkan, kemitraan ini juga merupakan kesempatan bagi para mahasiswa mahasiswi USBI untuk meraih gelar Sarjana Teknik dari LSU dengan biaya lebih terjangkau.

"Besarannya, setengah dari biaya rata-rata gelar Sarjana Teknik melalui empat tahun studi di AS sebagai mahasiswa internasional," ucap mantan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) itu.

Managing Director Putera Sampoerna Foundation Nenny Soemawinata mengatakan, Indonesia membutuhkan banyak sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing di pasar global. PSF secara berkelanjutan mendukung pengembangan kualitas SDM di Indonesia melalui inovasi-inovasi di bidang pendidikan, salah satunya pendidikan bertaraf internasional dengan biaya terjangkau.

"PSF percaya kemitraan LSU-USBI dapat menghasilkan pemimpin-pemimpin masa depan yang dapat melakukan perubahan positif dan akhirnya menjadikan Indonesia sebuah negara yang lebih maju. Kerja sama ini betul-betul menciptakan pemimpin yang maju. Apalagi sebentar lagi Indonesia akan menghadapi liberalisasi pasar ASEAN," ujarnya.

Sementara itu, Dean College of Engineering LSU, Dr. Richard J. Koubek mengimbuhkan, salah satu bidang teknik yang menjadi andalan LSU adalah Teknik Pertanian. Kesamaan nilai dalam bidang tersebut juga mendasari LSU bermitra dengan USBI.

"Artinya, Louisiana kaya akan pertanian, sama halnya dengan Indonesia. Saya harap kerja sama dapat menjadi langkah strategis untuk pengembangan kurikulum dan staf pengajar di USBI dan LSU," ucapnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini