nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MK Gelar Sidang Sengketa Pilgub Lampung

Rizka Diputra, Jurnalis · Kamis 01 Mei 2014 13:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2014 05 01 339 978622 WvZ5rcphvJ.jpg Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang sengketa Pilgub Lampung pada Rabu 30 April kemarin. Sidang mengagendakan mendengar keterangan saksi-saksi pemohon sengketa.

Sofian Ardi salah satu saksi yang dihadirkan membenarkan dugaan praktik politik uang (money politics) dari kubu Ridho-Bakhtiar."Masing-masing kades dapat Rp1 juta. Itu dibagikan saat masa tenang kampanye," ujar Sofian.

 

Sofian yang juga kepala desa di Kabupaten Tanggamus ini mengatakan, uang transport dibagikan kubu Ridho-Bakhtiar setelah menggelar rapat bersama 116 kepala desa. "Setelah itulah uang Rp1 juta dibagikan kepada kepala desa," tuturnya.

Hal senada disampaikan kuasa hukum pemohon, Agus Bakti Nugroho. Menurutnya, keterangan saksi yaitu Kades Sofian, Kades Marzuki, dan salah seorang ketua PPK, Junaidi, di sidang MK Rabu kemarin makin menguatkan adanya praktik kecurangan.

"Iya itu semakin menguatkan kecurangan dalam Pilgub Lampung telah terjadi sejak awal," ujar Agus saat dikonfirmasi, Kamis (1/5/2014).

Sementara itu di lain pihak, kehadiran anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) sebagai saksi dalam sidang sengketa Pilgub Lampung, diprotes kubu Ridho-Bakhtiar.

"Kehadiran saksi yang merupakan anggota PPS dan PPK itu tidaklah tepat. Kami merasa keberatan atas kehadiran saksi tersebut," ujar kuasa hukum termohon, Yusril Ihza Mahendra secara terpisah.

(ydh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini