BANDUNG - Pelaku penyelundupan sabu-sabu ke dalam Lapas Narkotika Banceuy, DEP, mengaku, tak mengetahui barang yang disembunyikannya di kemaluan adalah narkoba.
DEP mengaku, barang tersebut didapat dari seseorang yang ditemuinya di pinggiran Jalan Soekarno-Hatta, sekira 30 meter dari lapas. Dia menemui orang tersebut lantaran dimintai BP, kekasihnya yang mendekam di lapas.
"Sebelum ke sini, saya disuruh sama BP buat nunggu seseorang di depan (Soekarno Hatta) jam 9.30 WIB. Katanya itu obat tidur," kata DEP kepada wartawan.
Barang tersebut, lanjut DEP, lalu dibawa masuk ke halaman Lapas. Sebelum masuk, DEP lebih dulu ke kamar mandi yang berada di sisi kanan lapas untuk menyembunyikan barang itu ke kemaluannya.
DEP menjelaskan, kekasihnya masuk penjara sudah setahunan. Sementara keduanya saling mengenal sejak dua tahun terakhir.
Selama BP ditahanan, ia mengaku baru lima kali menjenguk sang kekasih. Hal itu lantaran DEP tinggal di Kabupaten Sumedang sementara BP ditahan di Kota Bandung
"Kalau menjenguk sudah lima kali, tapi seperti ini (menyelundupkan) baru kali ini. Saya dari kampung sendirian langsung ke sini, dan sebelum ke sini ketemu orang yang memberi bungkusan tadi," tukas DEP yang mengaku sebagai janda beranak dua itu.
(Risna Nur Rahayu)