Share

Usai Pilpres, Ahok Acak-Acak Dinas PU

Aisyah, Okezone · Rabu 25 Juni 2014 20:58 WIB
https: img.okezone.com content 2014 06 25 500 1004175 kQKt3GJwB4.jpg Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama

JAKARTA - Pelaksana tugas (plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku akan segera mengacak-acak Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang dinilainya sudah sangat bermasalah.

Hanya saja, kata Ahok, rekomendasi soal tindak lanjut pemecatan Kepala Dinas PU, Manggas Rudi Siahaan, masih menunggu Gubernur DKI Jakarta non aktif, Joko Widodo (Jokowi) selesai dengan urusan pencapresan.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

"Tunggu dulu (proses pemecatannya). Lihat dulu Pak Jokowi menang atau kalah. Kan tinggal beberapa hari lagi. Sabar sedikit, tinggal dua minggu lagi," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Rabu (25/6/2014).

Dalam kesempatan ini, Ahok juga mengaku heran dengan komposisi pegawai di Dinas PU yang sangat banyak namun kinerja sangat buruk.

"Saya lagi mikir ngapain PU punya banyak pegawai. Enggak nyangkul, enggak ngaspal juga. Perumahan besar-besar staff yang ngurusin jalan berapa ratus orang? Hanya belasan orang karena hanya pakai kontraktor, konsultan dikerjakan pakai QS, bayar. PU kita ngapain banyak," tuturnya.

Lebih lanjut, usai urusuan Jokowi selesai dengan pencapresan, Ahok akan secara ketat menyeleksi kepala dinas dan juga pegawai yang akan ditempatkan di Dinas Pekerjaan Umum.

"Saya sudah mau lepas untuk Dinas PU. Bulan ini diumumkan, minimal Juli mulai (seleksi). Yang mau mengincar eselon II, III, IV, itu membuat rincian posisi mana yang mereka mau, nanti bisa diseleksi. Aku kira banyak orang mengincar posisi PU," tandasnya.

(ahm)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini