Share

Jokowi Tak Mungkin Dijegal DPRD DKI

Arief Setyadi , Okezone · Jum'at 29 Agustus 2014 14:39 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 29 500 1031581 f3Lid5H77X.jpg Joko Widodo

JAKARTA- Pengunduran diri Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur DKI Jakarta belakangan menjadi sorotan.

DPRD DKI ditengarai bakal menjegal pengunduran diri Jokowi yang kini terpilih sebagai presiden periode 2014-2019 lantaran politikus PDIP itu tidak mengajukan izin saat mencalonkan diri sebagai calon presiden (capres).

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Wasekjen PDIP, Ahmad Basarah, meyakini kalau DPRD DKI adalah wakil rakyat yang dipilih, bukan hanya untuk mewakili masyarakat Jakarta, tetapi juga mewakili seluruh Indonesia. Sehingga, akan memuluskan pengunduran diri Jokowi.

"Saya rasa mereka tahu persis bahwa terpilihnya pak Jokowi sebagai presiden terpilih adalah putusan rakyat Indonesia, yang biayanya dibiayai oleh anggaran triliunan rupiah. Tidak ada lagi alasan baik secara moral dan politik, secara hukum untuk DPRD tidak menerima pengunduran diri Jokowi sebagai gubernur DKI," katanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/8/2014).

Menurut Basarah, Jokowi terpilih sebagai presiden karena ia ingin melanjutkan tugas yang lebih besar dan penting. Maka, Jokowi bukan hanya ingin membangun kemajuan Jakarta tetapi juga Indonesia secara keseluruhan.

"Atas pemikiran itu saya yakin DPRD DKI pada saatnya nanti akan memiliki sikap yang sama terhadap pengunduran diri pak Jokowi sebagai Gubernur DKI karena tanggal 20 Oktober yang akan datang beliau akan dilantik," tukasnya.

DPRD bukan hanya harus legowo atas pengunduran diri Jokowi yang terpilih sebagai presiden. "Jadi, baik dari aspek moral, politik, aspek perundang-undangan tidak ada yang dilanggar Pak Jokowi. Jadi, apa dasar yang menolak pengunduran Jokowi. Karena pada nantinya rakyat akan melakukan penolakan terhadap sikap DPRD DKI," pungkasnya.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini