Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kapal Tenggelam di Selat Bangka, 10 Penumpang Hilang

Kapal Tenggelam di Selat Bangka, 10 Penumpang Hilang
Kapal Tenggelam di Selat Bangka (ilustrasi Okezone)
A
A
A

PALEMBANG – Kecelakaan kapal terjadi di perairan Selat Bangka yang menghubungkan Pulau Sumatera dan Pulau Bangka. Kapal yang tenggelam itu berjenis speedboad kayu dengan penumpang diperkirakan 34 orang. Dilaporkan 10 penumpang kapal dinyatakan hilang.

Menurutnya warga pesisir Bangka bisa melewati jalur tersebut dengan menggunakan kapal speeboad kayu 64 pk menggunakan dua mesin. Lokasi tenggelamnya kapal yang disebabkan obak masih diperkirakan berada di antara pulau Maspari dengan pulau Toboali.

Direktur Direktorat Pol Air Daerah Sumatera Selatan, Kombes Pol Omad menyatakan, kecelakaan yang terjadi di selat Bangka tidak ada kaitannya dengan arus balik lebaran karena jalur yang di lewati kapal merupakan jalur khusus yang memang serig digunakan oleh masyarakat untuk beraktivitas.

"Jalur tersebut merupakan jalur khusus warga yang digunakan untuk berakvitas sehari-hari, tidak ada kaitannya dengan arus balik lebaran," kata Omad kepada wartawan, Selasa (5/8/2014).

Dia melanjutkan, pihak Polisi Air Polda Sumsel sudah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Air Polres Ogan Komering ilir, Sumatera Selatan, untuk melakukan pencairan terhadap korban yang hilang, karena lokasi kecelakaan berada di wilayah hukum perairan Sumatera Selatan.

"Sudah kita koordinasikan dengan dengan Satpolair Polres OKI dengan menurunkan satu regu terdiri dari enam orang untuk turun ke lokasi,”ujarnya.

Sementara, untuk malam ini pencarian ditunda hingga besok pagi karena terkendala cuaca buruk di sekitar lokasi kejadian.(fid)

(Ahmad Dani)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement