Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Antisipasi Ambles, Truk Berbobot 10 Ton Lebih Dialihkan ke Selatan

Mustholih , Jurnalis-Senin, 11 Agustus 2014 |14:08 WIB
Antisipasi Ambles, Truk Berbobot 10 Ton Lebih Dialihkan ke Selatan
Truk berat dialihkan ke jalur selatan terkait kondisi tanah di Jembatan Comal yang terkikis (Ilustrasi: Sindo TV)
A
A
A

SEMARANG - Direktorat Lalu Lintas (Dit Lantas) Polda Jawa Tengah melarang kendaraan dengan berat di atas 10 ton melintasi Jembatan Comal menyusul terkikisnya tanah di Jembatan Comal, Kabupaten Pemalang.

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Istu Hari Winarto, menyatakan, kendaraan berbobot lebih dari 10 ton yang datang dari arah Jawa Barat maupun Jawa Timur akan dialihkan ke jalur selatan.

"Kendaraan yang bisa lewat Comal itu diputuskan di bawah 10 ton. Kendaraan roda empat, bus, dan truk engkel. Kalau kendaraan berat yang tidak ada muatan masih ada toleransi dengan ditimbang dulu. Dari pihak dishub provinsi hari ini menyediakan timbangan portable," ujar Istu Hari di Mapolda Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin (11/8/2014).

Kebijakan ini terpaksa dilakukan untuk menghindari ambles susulan karena jembatan tidak bisa menahan beban berat. "Kalau dipaksakan lebih dari 10 ton lewat sana akibatnya akan menurunkan kekuatan dari jembatan itu," jelasnya.

Kendaraan berbobot lebih dari 10 ton dari arah Jawa Barat sudah dialihkan sejak keluar Pintu Tol Pejagan.

"Kendaraan-kendaraan besar kami alihkan ke jalur selatan. Jadi, exit tol (Pejagan) dialihkan ke selatan ke arah Banyumas. Demikian juga kendaraan-kendaraan yang saat ini sudah berada di Tegal kami alihkan ke selatan semua," paparnya.

Ada pun dari arah Jawa Ttimur, kendaraan berat sudah dialihkan sejak Semarang. "Dari timur sudah kami filter mulai dari pantura bagian timur. Dari Semarang sudah kami imbau melalui exit tol melalui jalur Ambarawa dan seterusnya lewat jalur tengah," bebernya.

(Anton Suhartono)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement