Ahok Sebut Jakarta Lebih Baik karena Sorotan Media

Aisyah, Jurnalis · Rabu 27 Agustus 2014 10:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2014 08 27 500 1030364 iMppGyXGbZ.jpg Ahok Sebut Jakarta Lebih Baik karena Sorotan Media (Foto: Okezone)

JAKARTA - Saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat sorotan dari media lantaran Gubernur Joko Widodo (Jokowi) terpilih sebagai presiden.

 

Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui Jakarta belum menjadi daerah yang lebih baik dibanding daerah lain. Menurutnya, Ibu Kota dinilai lebih baik dan menjadi dikenal masyarakat karena banyaknya media yang meliput di Balai Kota Jakarta.

 

Hal itu dia sampaikan saat memberi sambutan dalam acara dialog interaktif etika birokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta yang dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abu Bakar dan WamenPAN-RB Eko Prasodjo di Balai Kota Jakarta, Rabu (27/8/2014).

 

"Kami bukan berambisi, tapi kami mau Jakarta jadi model. Bukan karena lebih baik, tapi karena kebetulan nasibnya lebih baik. Media senang nongkrong di sini (Balai Kota Jakarta). Banyak daerah lebih baik, tapi medianya kurang. Kami memang betul-betul ingin menjalankan substansi aparatur PAN di Pemprov DKI," katanya.

 

Dia juga mengungkapkan kepada Azwar telah memecat beberapa PNS dari jabatan eselon dan diturunkan menjadi staf.

 

"Kita ingin kesejahteraan PNS naik, semua harus terukur. Kita siapkan sistem TKD-nya. Kita juga berikan eselon III dan VI uang kendaraan. Tapi, kita juga tegas. Kita sudah pecat banyak orang. Jadi, bukan menjadi PNS aman. PNS duduk-duduk diam Anda bisa distafkan," ungkapnya.

 

Dia juga menilai seorang PNS yang berada di jajaran fungsional bisa mendapat gaji yang lebih tinggi daripada jabatan struktural jika kinerjanya baik.

 

"Begitu eselon tidak baik, distafkan jadi fungsional. Tapi, bisa enggak fungsional dapat penghasilan lebih besar dari eselon? Bisa saja. Jadi, sistem TKD sekarang memungkinkan. Kalau ini sudah jadi PNS, enggak peduli eselon atau bukan eselon," paparnya.

 

Mantan Bupati Belitung Timur itu pun berharap gaji PNS di DKI bisa lebih besar daripada pegawai swasta sehingga banyak orang yang mau bekerja di Pemda DKI.

 

"Kita terima kasih ke PNS, walaupun belum sempurna tapi ada lah PNS yang lebih baik. Kami ingin PNS DKI gajinya lebih besar dari swasta. Tahun depan camat lurah kita kasih pembantu. Saya enggak mau dengar ada daerah yang kotor, ada jalan berlubang dan lain-lain," tutupnya.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini