Share

Jokowi Sebaiknya Tetap Pertahankan CT

Mohammad Saifulloh, Okezone · Rabu 27 Agustus 2014 20:28 WIB
https: img.okezone.com content 2014 08 27 568 1030764 UHjvcCFjwJ.jpg

JAKARTA - Kalangan pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Pribumi Indoponesia (HIPPI) berharap kabinet mendatang mayoritas dihuni para profesional. Para menteri sekarang yang dianggap berprestasi juga harus tetap dipertahankan.

 

"Boleh saja kader berasal dari partai tapi tetap mengedepankan azaz profesionalitas yang mana pasar akan merespons figur-figur yang duduk di tim ekonomi," ujar Ketum DPD HIPPI DKI Sarman Simanjorang, Rabu (27/8/2014).

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

 

Dia mencontohkan, sosok Chairul Tanjung (CT) sebagai Menko Perekonomian layak tetap dipertahankan. Sebab, selama menjabat dia mampu meredam gejolak inflasi. “Terutama selama Ramadan hingga Idul Fitri,” ulasnya.

 

Sementara itu, Kabid Infrastruktur dan Properti HIPMI Bahlil Lahadalia menyatakan tidak ada alasan untuk perampingan kabinet. Menurut dia, struktur kabinet ideal seperti sekarang, karena butuh percepatan.

 

“Kalau kabinet gemuk itu konsekwensi karena ini bukan persoalan struktural. Semua kriteria apakah orang parpol atau profesional kepada presiden terpilih kita serahkan, yang terpenting track record mereka jelas di bidang ekonomi,” ulasnya.

 

Dalam kaitan ini, Salman melanjutkan, HIPPI merekomendasikan, anggota kabinet tim ekonomi tidak boleh diintervensi oleh parpol. Kemudian, sosok yang ditunjuk memiliki kapasitas, kapabilitas, dan kualitas terhadap jabatan yang akan didudukinya, termasuk leadership yang mumpuni serta dikenal oleh dunia usaha.

 

Sarman menyatakan dari 15 pos kementrian yang diharapkan diduduki oleh orang profesional, HIPPI merekomendasikan 19 calon menteri yang layak dipertimbangkan oleh duet Jokowi-JK.

 

Mereka adalah: Chairul Tanjung, M Lutfi, Chatib Basri, Suryo B Sulisto, Erwin Aksa, Ir Eddy Kuntadi, Sandiaga Uno, Rachmat Gobel, Chris Canter, Dr Mahendra Siregar, Gita Wirjawan,  Dr. Bayu Krishnamurti, James Riyadi, Prof Dr Bustanul Arifin, Irianto Simbolon, Dr ing Ilham Akbar Habibie, Faisal Basri, Dr. Aviliani, Suryani Motik P.hd

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini