Kini S, diketahui sudah putus sekolah karena harus menikah muda, sedangkan Nurhayati, masih menyelesaikan pendidikan hingga kelas tiga.
Kapolsek Tinambung, AKP Takdir Daud, membenarkan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus video kekerasan tersebut.
“Ini kita lakukan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan sebagau respons terhadap keresahan warga sejak video itu beredar,” jelas Takdir.
Namun, dalam proses penyelesaian, pihaknya hanya menempuh langkah persuasif dan memberikan pembinaan agar kejadian tersebut tidak terulang lagi, khususnya bagi kalangan pelajar. “Langkah persuasif kita tempuh. Apalagi, kejadiannya sudah lama,” pungkasnya.(fid)
(Dede Suryana)