Image

Arif Wibowo

Jum'at 12 Desember 2014, 15:11 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2014 12 12 17 1078389 arif-wibowo-ecVjR8cLE7.jpg Arif Wibowo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Arif Wibowo ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) pada 12 Desember 2014. Sebelumnya, dia dipercaya menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) PT Citilink Indonesia yang tidak lain adalah anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

Citilink merupakan bisnis penerbangan dengan biaya murah atau low cost carrier (LCC). Kariernya dimulai saat dia bekerja di GIAA sebagai engineer of maintenance and engineering dari 1990 hingga 1994.

Arif memulai kariernya dari level bawah hingga menjabat sebagai Executive Vice President Marketing and Sales Garuda Indonesia.

Pria kelahiran 19 September 1966 tersebut pernah menjadi Senior GM Area Indonesia Barat, Senior GM Area Jepang, Korea, China dan USA, GM for Fukuoka Jepang, GM Agency dan Interline di Garuda. Lalu, Arif dipercaya untuk memimpin PT Citilink Indonesia sejak Mei 2012.

PT Citilink Indonesia mendapatkan Air Operation Certificate, pada enam bulan pertama Arif Wibowo menjabat. Arif Wibowo juga melakukan gebrakan dengan melakukan ekspansi. Dia menambah jumlah armada baru Airbus A 320. Awalnya Citilink hanya memiliki sembilan pesawat, lima di antaranya hibah dari sang kakak usaha Garuda.

Dengan ekspansi menambah jumlah armada, Citilink pun memperbanyak rute penerbangan ke kota-kota di Indonesia. Selain itu Arif melakukan kerja sama dengan bank-bank rekanan, asuransi perjalanan, dan merchant-merchant lain untuk memperkuat posisi PT Citilink Indonesia di industri penerbangan berkonsep Low Cost Carrier.

Citilink menerbangkan sebanyak 5,4 juta penumpang selama periode Januari-September 2014. Jumlah ini naik lebih dari 100 persen dibandingkan jumlah penumpang periode sama tahun lalu.

Dari sisi kinerja keuangan, di saat Garuda mengalami kerugian, Citilink justru mendulang untung pada kuartal III-2014. Citilink mampu membukukan laba bersih USD3,8 juta atau setara dengan Rp47,26 miliar (Rp12.437 per USD). Padahal di periode sama tahun sebelumnya, Citilink menderita rugi USD5,6 juta atau Rp69,6 miliar.

Arif juga didaulat menjadi ketua Indonesia National Air Carriers Association/INACA.

Profil

Tanggal Lahir : 19 September 1966

Pendidikan & Prestasi :

1. Sarjana Teknik Mesin dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS Surabaya),

2. Meraih Master Management of Air Transportation dari Universitas Indonesia (UI) yang bekerja sama dengan Massachussets Institute of Technology (MIT).

3. Meraih Certified Professional Marketer (CPM Asia) dari Asia Marketing Federation (AMF).

Foto terkait Arif Wibowo

Video terkait Arif Wibowo

(rzk)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini