Menurut Wawan, menjaga kepercayaan konsumen menjadi hal utama bagi pedagang dan pengrajin batu akik. "Kalau ketahuan jual akik palsu, itu bisa mengurangi kepercayaan pembeli. Kita juga malu dengan pedagang yang lain," beber Wawan.
Khusus untuk batu akik bacan, kata Wawan, ada cara yang sederhana mengenai asli atau palsu batu mulia dari Maluku tersebut. Batu akik bacan ditempelkan ke layar sentuh tablet smartphone Samsung dan digunakan untuk menjalankan aplikasi.
"Kalau bisa bergerak berarti asli. Batu Bacan dan Garut Hijau itu bisa menggerakkan layar tablet Samsung. Di luar Bacan dan Garut Hijau, Samsung tidak bisa bergerak," kata Wawan.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.