MAKASSAR - Basarnas dari Denpasar, Balikpapan dan Palu ikut membantu Basarnas Makassar melakukan penyisiran korban pesawat AirAsia QZ8501 di Perairan Majene, Sulawesi Barat dan Perairan Pinrang, Sulawesi Selatan.
"Kita sudah buat posko induk di Majene untuk pencarian ini dan Alhamdulillah kita juga mendapatkan bantuan dari Basarnas Denpasar, Balikpapan dan Palu," ujar Koordinator Tim Basarnas, Kusnadi di Makassar, Jumat (30/1/2015).
Dia mengatakan, selama empat hari berturut-turut, warga pesisir yang kebanyakan bekerja sebagai nelayan itu menemukan bagian-bagian dari pesawat AirAsia QZ8501 mulai dari kursi, tas, koper serta lainnya yang diduga milik dari para penumpang.
Setelah penemuan itu pada 27 Januari lalu, penemuan berlanjut keesokan harinya dengan menemukan dua jenazah hingga hari keempat. Total jenazah yang ditemukan itu sebanyak enam dengan kondisi hancur tanpa kepala dan lengan.