"Ya, ini juga problem Jokowi sebagai bukan "orang penting" partai atau istilah Megawati petugas partai," tegasnya.
Bakir menambahkan, Presiden Jokowi bisa saja membangun koalisi dengan partai manapun, termasuk dengan Koalisi Merah Putih (KMP). Namun, namanya koalisi akan selalu menyisakan kepentingan sebagaimana yang terjadi dengan KIH saat ini.
"Sebenarnya tergantung Jokowi bagaimana menyikapi kepentingan partai politik pendukungnya secara proporsional, sehingga tidak ada alasan intervensi," pungkasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.