"Menantu saya menjadi Dan Paspampres karena penilaian Presiden sendiri, bukan karena saya yang minta. Kalau orang busuk seperti ini kenal sama Mayjen TNI Andika Perkasa, ocehannya boleh kita dengar. Tapi menantu saya ternyata tidak pernah kenal dia. Sehingga analisa dia kenapa Presiden RI memilihnya sebagai Dan Paspampres pastilah sangat picik," urainya.
Hendro juga menyebut jabatan anaknya sebagai Komisaris Telkomsel disebabkan pencapaiannya sendiri. "Anak saya menjadi Komisaris di Telekomsel merupakan pencapaian dia sendiri, yang menjadi Ketua dan mengorganisir relawan 'Kawan Jokowi' bersama-sama kawan-kawannya yg sekarang ada di antaranya jadi Menteri," katanya.
"Bukan sama sekali karena saya," tegasnya.
Padahal, Hendro justru ingin anaknya melanjutkan usaha yang dirintisnya sejak pensiun tahun 2000 lalu, Hendropriyono Coorporation Indonesia (HCI). "Tapi anak bungsu saya, Diaz, tidak mau menjalani hidup di bawah bayang-bayang saya," katanya.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.