MOSKOW - Pihak keamanan Rusia menyatakan hari ini telah menahan dua orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan pemimpin oposisi Boris Nemtsov.
Kedua orang yang diketahui berasal dari wilayah Kauskasus Utara tersebut diduga terlibat dalam pembunuhan Nemtsov. Namun, masih belum jelas apakah mereka adalah pelaku penembakan yang menewaskan Nemtsov atau bukan. Kepala Lembaga Keamanan Federal Rusia, Alexander Bortnikov, mengatakan kedua orang tersebut sebagai Anzor Gubaschev dan Zaur Dadaev.
Namun, penangkapan ini direspons dengan skeptis oleh rekan-rekan dan pendukung Nemtsov. “Sulit untuk dikatakan apakah mereka merupakan pelaku sebenarnya, atau penyelidikan ini telah keliru,” demikian kata seorang rekan dekat Netsov, Ilya Yashin dalam akun Facebook, sebagaimana dikutip The Scotsman, Minggu (8/3/2015).
Dia juga menambahkan pihak keamanan juga harus mencari siapa yang memerintahkan pembunuhan Nemtsov, dan tidak berhenti sampai penahanan pelaku penembakan.
“Sangat penting (bagi penyelidikan) untuk tidak terbatas kepada penahanan para penembak, entah mereka pelaku sebenarnya atau tidak. Tugas utama (penyelidikan ini) adalah untuk mengidentifikasi siapa yang memerintahkan penyerangan (atas Nemtsov),” lanjut Ilya.
Lembaga penyelidik Rusia menyatakan sedang menyelidiki kemungkinan motif pembunuhan Nemtsov. Ada dugaan pembunuhan tersebut dilakukan untuk mencemarkan nama Presiden Vladimir Putin, dugaan lain menyebut pejuang separatis Islam dan kehidupan pribadi Nemtsov menjadi penyebab pembunuhan tersebut.
Banyak yang percaya penembakan pemimpin oposisi di daerah dengan penjagaan ketat di Kremlin itu tidak mungkin bisa terjadi tanpa adanya keterlibatan pemerintah, dan bisa jadi merupakan upaya untuk menakut-nakuti pemimpin oposisi lainnya.
Wilayah utara Kaukasus telah lama menjadi sarang kelompok separatis. Daerah tersebut mencakup wilayah Chechnya, di mana kelompok pemberontak telah bertempur dengan militer Rusia sejak dua dekade lalu.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.