Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Curi Motor Teman Sendiri, Sumitra Ditembak Polisi

Djamhari , Jurnalis-Kamis, 12 Maret 2015 |00:17 WIB
Curi Motor Teman Sendiri, Sumitra Ditembak Polisi
Ilustrasi (Dok Okezone)
A
A
A

Terus dicecar pertanyaan, diakui Kanit, dirinya masih juga tidak mengaku sampai pihaknya meminta pelaku menunjukan rumahnya yang masih berada di Desa Jejalen. "Di lokasi, kami temukan motor korban. Dan pada saat kami akan bawa motornya dia mencoba kabur terpaksa petugas menembak kaki kirinya,"tutur Kanit.

Eko mengatakan setelah ditembak pelaku mengakui perbuatannya. Dia berencana menjual motor kepada penadah di Karawang, Jawa Barat. "Dia mengakui motornya akan dijual ke Karawang dan sudah ada penadahnya. Hal ini pun membuktikan jika dia adalah pemain ranmor yang sudah sering beraksi walaupun pelaku masih membantah," jelas Eko.

Sementara itu, Sumitra (30) mengakui dirinya bukanlah pelaku pencurian sepeda motor profesional seperti yang dituduhkan polisi. Aksi pencurian baru kali ini dilakukan olehnya karena masalah kebutuhan ekonomi. "Sumpah mas saya baru sekali beraksi. Ini baru pertama kali karena saya lihat kunci motor korban masih di motor," ungkap bapak dua anak ini.

Menurut pria yang lama tinggal di Serang, Banten ini, dia bekerja sebagai penyalur ayam ke pasar-pasar sejak 1999. "Saya kerja mas, bukan pencuri tapi karena butuh uang saya mencuri,"katanya.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Lihat Semua
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Banner
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Terpopuler
Advertisement