nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Tukang Ojek Dibegal Dua Siswa SMP Depok

Marieska Harya Virdhani, Jurnalis · Jum'at 13 Maret 2015 13:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 03 13 338 1118049 cerita-tukang-ojek-dibegal-dua-siswa-smp-depok-xd9j79k6EY.jpg Cerita tukang ojek dibegal siswa SMP (Foto: ilustrasi Okezone)

DEPOK - Suheri (54) masih syok dengan ulah dua siswa SMP swasta di Kota Depok, APW (13) dan ARS (13). Suheri masih membayangkan kejadian pergulatan antara mereka bertiga kemarin saat Suheri mempertahankan sepeda motornya, Yamaha Mio Soul bernomor polisi B 6842 WJ, yang akan coba dibegal.

Kedua siswa SMP tersebut berani melakukan aksi perampasan sepeda motor milik Suheri di Perumahan Telaga Golf Sawangan.

Peristiwa itu bermula ketika kedua pelaku yakni APW dan ARS meminta diantarkan oleh seorang tukang ojek, Suheri (54), yang tengah mangkal di simpang tiga Wates Cinangka sekira pukul 16.30 WIB.

Tanpa menaruh curiga, Suheri yang merupakan warga RT 04 RW 08 Kelurahan/Kecamatan Sawangan langsung mengantarkan kedua pelaku.

Kedua pelaku yang masih mengenakan baju seragam putih biru itu kemudian minta diantar ke wilayah Cinangka. Ketika sampai di Jalan Abdul Wahab, pelaku meminta tukang ojek itu untuk belok ke kawasan Perumahan Telaga Golf.

“Sesampainya di depan Cluster Scotland, kedua pelaku minta saya berhenti, dan saya meminta bayaran ojeknya. Kemudian salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis pisau dan satu pelaku mengeluarkan senjata tajam lainnya. Mereka merampas kunci motor saya. Saya kaget, ini kecil-kecil nekat," katanya, di lokasi, Jumat (13/3/2015).

Suheri mengungkapkan, sambil merampas kunci, para pelaku memintanya menyerahkan sepeda motornya. Dalam kondisi itu, lanjutnya, ia tidak mau menyerahkan motornya dan sempat bergulat dengan pelaku.

"Setelah itu, saya lari dan meminta tolong kepada sekuriti Telaga Golf. Siku saya sempat sobek karena dilibas sajam. Lalu sekuriti mengejar dan sempat keduanya babak belur nyaris dibakar warga," tuturnya.

Kapolsek Sawangan Kompol Saderi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Setelah diusut, kedua pelaku yang masih duduk di bangku kelas II SMP di wilayah Kecamatan Bojongsari merupakan warga Kecamatan Sawangan.

“Kedua pelaku berhasil diamankan dan selanjutnya kedua pelaku serta barang bukti berupa sepeda motor, pisau lipat dan besi yang menyerupai gir telah diserahkan ke polsek Sawangan,” jelas Saderi.

Sementara kedua siswa di hadapan penyidik mengaku beraksi hanya untuk ikut-ikutan karena pernah menjadi korban begal.

(crl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini