nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Haji Lulung: Siapa yang Mau Deadlock Sebenarnya?

Ahmad Zubaidi, Jurnalis · Jum'at 20 Maret 2015 21:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 03 20 338 1121934 haji-lulung-siapa-yang-mau-deadlock-sebenarnya-jhOUucGKWt.jpg

JAKARTA - Haji Lulung membantah tudingan Gunernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bahwa DPRD memicu terjadinya deadlock pembahasan RAPBD DKI Jakarta 2015. Hal ini dia sampaikan saat jumpa pers, Jumat (201/13/2015) di Gedung DPRD DKI Jakarta.

"Siapa yang mau deadlock sebenarnya? Ini sudah ada tanda-tanda. Yang ngomong deadlock duluan siapa kemarin? Artinya memang konspirasi mau deadlock," ungkapnya.

Lulung juga membeberkan bahwa DPRD tidak mungkin membahas RAPBD tanpa adanya draft dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Sekarang gimana mau bahas kalau rincian belum di tempat kita. Gua udah deh jangan hard copy, soft copy aja. Dia bilang banyak bang lima screen. Kan ada input-nya, kita lihat yang tambah kurang mana, siapa yang nyeberang ketahuan duit itu," terangnya.

Lebih lanjut Lulung mengatakan pihaknya sudah menunggu cukup lama rincian RAPBD tersebut. "Gimana mau bahas kalau rincian gak dikasih. Anak buah kita sudah nunggu dari jam 15.00 WIB. Udah kita kesel, kita panggil Sekda. Katanya hard copy beres jam 19.00 WIB. Jam 23.00 WIB bisa dikasih, sejam disuruh evaluasi, gimana? Ini bukti yang mau deadlock-in siapa?" lanjutnya.

Selain itu, Lulung juga menegaskan bahwa pembahasan rincian RAPBD tersebut dapat memakan waktu yang cukup lama. "Kalau jam 7 (malam) dikasih masih bisa pembahasan? Mana mungkin 5 jam pembahasan, yang ada harusnya tadi jam 2 (siang) mulai kita lembur sampai jam 10," imbuhnya.

Hal ini juga ditegaskan oleh Wakil DPRD Jakarta, M Taufik. Taufik mengatakan DPRD akan terus menunggu rincian RAPBD tersebut sesuai dengan perintah Kemendagri. "Ya kita sambil nunggu itu, dia (Ahok) janji mau kasih sore ini, sampai jam 12 ini kan keputusan (kemendagri), kan keputusanya gitu ditunggu sampai jam 00.00, tanggal 20 Maret," tuturnya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini