Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lee Kuan Yew Meninggal, PM Singapura Terpukul

Hendra Mujiraharja , Jurnalis-Senin, 23 Maret 2015 |08:20 WIB
Lee Kuan Yew Meninggal, PM Singapura Terpukul
PM Singapura Lee Kuan Yew. (Foto: Reuters)
A
A
A

SINGAPURA – Pagi ini, Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong berpidato sesaat setelah Lee Kuan Yew dinyatakan meninggal dunia. PM Singapura itu mengaku terpukul atas meninggalnya sang ayah.

Pidato PM Lee kepada masyarakat Singapura ini disajikan dalam bahasa Inggris, China, dan Malaysia. Dia membicarakan mengenai kontribusi Kuan Yew dalam membangun Singapura.

"Dia sempat berucap menjelang akhir hidupnya dan saya kutip; ‘Saya telah menghabiskan hidup saya, begitu banyak, membangun negeri ini. Tidak ada lagi yang harus saya lakukan. Pada akhirnya nanti, apa yang saya miliki? Saya membangun Singapura cukup sukses,” kata PM Lee dalam pidatonya.

Sebagaimana diberitakan, Kuan Yew meninggal pada usia 91 tahun, setelah mengalami kondisi kritis beberapa hari terakhir. Kuan Yew dirawat di Singapore General Hosptal sejak 5 Februari, karena penyakit pneumonia

“Saya sangat sedih sekali atas meninggalnya. Saya tahu bahwa kita semua merasakan hal yang sama. Tapi ketika kita berduka atas kepergiannya, marilah kita juga menghormati semangatnya dalam membangun Singapura,” ungkap PM Lee seperti diberitakan AsiaOne, Senin (21/3/2015).

"Mari kita mendedikasikan diri sebagai salah seorang untuk membangun fondasinya, berusaha untuk melanjutkan cita-citanya, menjadikan Singapura yang luar biasa dan sukses selama bertahun-tahun yang akan datang,” sambungnya.

(Hendra Mujiraharja)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement